Fadli Zon Blak-blakan, Begini Sebenarnya Interaksi Gerindra dan PDIP

Fadli Zon Blak-blakan, Begini Sebenarnya Interaksi Gerindra dan PDIP
Berita Islam 24H – Gerindra dan PDIP memang mempunyai catatan persinggungan yang cukup keras. Terbaru, hal itu makin meruncing dengan penyataan pedas Waketum-nya, Arif Puyuono.
di suatu kesempatan, Arif menyamakan PDIP dan Jokowi telah membohi rakyat sehingga wajar bila setelah itu disamakan dengan PKI.
Berkenaan dengan Itu, Wakil Ketua Generik DPP Gerindra Bidang Politik yang juga Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku menyayangkan insiden lidah itu.
Menurutnya, meski Gerindra dan PDIP terlibat kompetisi eletoral, namun partai pimpinan Prabowo Subianto itu selalu menghormati dan berusaha menjaga Interaksi bagus dengan semua partai politik.
“Dan meski berkompetisi dengan cara elektoral, namun Gerindra menganggap PDI Perjuangan, dan juga partai-partai lainnya, Bagaikan mitra di berdemokrasi,” ucap Fadli Zon di keterangan rilisnya, Rabu (2/8).
Fadli Zon pun menegaskan, bahwa pernyataan Arief Poyuono yang dianggap tak pantas dan menyerang PDI Perjuangan itu Yaitu bersifat Etos pribadi dan tak mewakili sikap dan Etos partai.
Bahlan, Prabowo disebutnya telah menyampaikan pesan supaya persoalan ini diklarifikasi supaya tak hingga mengganggu Interaksi kelembagaan antara Partai Gerindra dengan PDI Perjuangan.
“Bagaikan mitra, tentu ada fatsoen yang wajib dijaga di berkomunikasi dan kami menjunjung tinggi hal itu,” ucap Fadli Zon di keterangan rilisnya, Rabu (2/8).
“Ketua Generik kami, Pak Prabowo, sangat memperhatikan kasus yang seharusnya tak wajib terjadi ini,” lanjutnya.
Meski begitu, partai berlambang kepala Garuda itu tetap di pendirian bahwa ketentuan mengenai angka presidential threshold 20 persen di Pemilu Serentak 2019 memang menggelikan.
Ketentuan itu telah mengebiri Copyright berdemokrasi rakyat yang dengan cara tegas telah dijamin konstitusi, terutama Pasal 6A UUD 1945.
Etos Gerindra mengenai hal itu tak berubah dan sebagaimana yang ditegaskan Prabowo bahwa ketentuan itu Yaitu lelucon politik untuk rakyat.
“Jangan hingga hanya demi mempertahankan kekuasaan, semua jalan Jadi dihalalkan, termasuk dengan mengebiri konstitusi. Ini akan Jadi tertawaan sejarah,” lanjutnya.
di karenakan itu, Gerindra akan mendukung setiap elemen masyarakat yang menjalankan uji materi atas ketentuan PT 20 persen Itu.
“Semoga aja hakim MK tetap istiqomah Bagaikan pengawal konstitusi,” tutupnya. [beritaislam24h.info / psi]

Loading...

Fadli Zon Blak-blakan, Begini Sebenarnya Interaksi Gerindra dan PDIP

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply