DPR: Pemerintah Gagal Jadikan Indonesia Poros Maritim

ceramahterbaru.net – Terhambatnya proses pembangunan Pelabuhan Marunda di Cilincing, Jakarta Utara, oleh PT Karya Citra Nusantara (KCN) dinilai Bisa mengganggu masuknya investor ke proyek infrastruktur di Tanah Air.

Anggota Komisi V DPR Bambang Haryo Soekartono Menyebut, Pelabuhan Marunda merupakan Disorientasi satu proyek strategis nasional yang seharusnya sudah rampung sejak lama, akan akan tetapi hingga di ini pembangunannya belum selesai.

“Pemerintah sekarang kan membanggakan proses izin 3 jam selesai tapi ini investor atau swasta yang sudah mendapatkan izin tapi masih terhambat juga investasinya, ini jelas mengganggu investasi di Tanah Air,” ujar Bambang di dihubungi, Jakarta, Rabu (11/6/2019).

Proses pembangunan Pelabuhan Marunda menemui kendala Seusai terjadi konflik berlarut-larut di internal KCN yang merupakan perusahaan patungan PT Karya Tekhnik Utama (KTU) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN).


Loading...

Adanya konflik Itu membuat pelabuhan yang  berjarak sekitar 3 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Priok, tak kunjung usai.

Menurut Bambang, tak diselesainya pembangunan pelabuhan Itu merupakan Disorientasi satu kegagalan dari pemerintah yang menginginkan Indonesia Jadi poros maritim.

Bambang pun mengusulkan supaya pemerintah sekarang Menelusuri pasar atau market yang nantinya kapal-kapal pengangkut muatan curah seperti batu bara, komoditas cair, Bisa dilayani di Pelabuhan Marunda.

“Sekarang pemerintah cari marketnya, supaya nanti saat pelabuhan sudah Jadi semua Bisa efektif bekerja,” pungkas Bambang. (tsc)

DPR: Pemerintah Gagal Jadikan Indonesia Poros Maritim

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply