DPR; Kenapa Hanya Jokowi yang Boleh ke Kampus dan Prabowo Dilarang?

ceramahterbaru.net – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir, dikritik lantaran pernyataannya melarang calon presiden dan calon wakil presiden datang ke berbagai kampus.

Di Hepotenusa lain, mantan rektor Universitas Diponegoro Semarang itu membolehkan Joko Widodo yang juga capres petahana datang ke kampus dengan alasan di kapasitas Bagaikan Presiden RI. Padahal Prabowo Subianto tetap dilarang di karenakan itu politis.

“Pernyataan menristek dikti mengindikasikan keberpihakan politik. Sebab yang dilarang hanya Prabowo Subianto. Padahal Jokowi dibolehkan. Hal semacam ini tak ada perlakuan yang adil,” ucap Anggota Komisi X DPR Moh Nizar Zahro di Kompleks Parlemen, Jakarta Kamis (11/10).

Diketahui beberapa hari lalu Jokowi mengunjungi kampus Universitas Sumatera Utara (USU).

Nizar menilai di karenakan sekarang sudah masuk masa-masa kampanye Pilpres, kedatangan capres yang berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin itu dinilai rawan disalahgunakan meskipun di kapasitas presiden.

“Pernyataan menteri yang menyebutkan Jokowi mengunjungi di kapasitasnya Bagaikan Presiden merupakan akal – akalan aja. di masa kampanye di ini rawan penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Untuk asas keadilan untuk kedua pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019, ketua DPP Gerindra ini menilai Embargo menjadikan kampus Bagaikan ajang aktivitas politik wajib diberlakukan Serupa.

“Seandainya yang satu dilarang ke kampus, larangannya wajib Serupa. Seandainya tak, Jokowi akan selalu memakai jabatannya untuk ke kampus dengan dalih kunjungan presiden dan dibiayai oleh negara,” tandasnya. (jpnn)

DPR; Kenapa Hanya Jokowi yang Boleh ke Kampus dan Prabowo Dilarang?

Facebook Comments

Leave a Reply