Diberi Kartu Kuning Mahasiswa UI, PKS: Jokowi wajib Hati-Hati

Diberi Kartu Kuning Mahasiswa UI, PKS: Jokowi wajib Hati-Hati
Berita Islam 24H – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Koordinasi Kehumasan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menilai aksi Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa yang mengacungkan kartu kuning ke Presiden RI Joko Widodo bukanlah bentuk dari ketidakhormatan dari tuan rumah.
“Itu bagian dari gaya mahasiswa. Dimaklumi,” katanya di dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/2).
Dia menilai bahwa kartu kuning yang diacungkan itu sesungguhnya merupakan Disorientasi satu tips untuk kontrol sosial yang dilakukan oleh kaum mahasiswa.
“Positif bagian dari kontrol sosial. Seperti di sepakbola kartu kuning membuat sang pemain berhati-hati,” jelasnya.
Ditegaskannya bahwa mahasiswa Yaitu garda terdepan dari penjaga negeri ini. Dimana sejarah bangsa ini selalu dipenuhi tanggung jawab moral dan intelektual para mahasiswa sejak angkatan 1908, 1945, 1966 hingga 1998.
Terlebih, banyak masalah yang terjadi di era pemerintahan Jokowi ini yang sesungguhnya sudah banyak juga dikritisi oleh para mahasiswa.
“Moga membuat Presiden wajib kian hati-hati di membuat kebijakan,” harapnya.
Sebelumnya seorang mahasiswa Universitas Indonesia digiring keluar ruangan Balairung UI, Depok oleh anggota Paspampres di Jokowi menghadiri acara Dies Natalis ke-68, Jumat (2/2) pagi tadi.
Jokowi baru selesai memberi Perkataan sambutan setelah itu seorang mahasiswa berkemeja berdiri sambil mengacungkan map berwarna kuning.
tak ada perlawanan dari mahasiswa yang digiring keluar itu juga tindakan kasar dari anggota pengawal presiden. Mahasiswa Itu diduga Yaitu ketua BEM UI 2018, Zaadit Taqwa. Ia diketahui merupakan mahasiswa aktif dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. [b-islam24h.com / rmol]

Loading...

Diberi Kartu Kuning Mahasiswa UI, PKS: Jokowi wajib Hati-Hati

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply