Darurat Riba, “Pikulbareng” Jadi Disorientasi Satu Solusi Ummat

Darurat Riba, “Pikulbareng” Jadi Disorientasi Satu Solusi Ummat
Berita Islam 24H – di kondisi keterpurukan ekonomi seperti sekarang ini. Dimana Global usaha bila menyangkut urusan permodalan dan pendanaan wajib melalui pintu Bank dan Riba. Seakan sudah tak Sempat Bisa lepas dari jeratan riba yang ada dan menggurita. Bahkan kondisinya sekarang ini Yaitu darurat Riba.
Hal Itu diatas disampaikan langsung oleh Aput Dachlan selaku Disorientasi satu inisiator dari gerakan ekonomi ummat, crowdfunding Pikulbareng. Aput Dachlan jelaskan itu di acara soft launching Pikulbareng di Jakarta di hari Kamis (17/8).
Menurut Aput Dachlan, Pikulbareng Yaitu suatu gerakan bersama memikul beban supaya umat Islam di Indonesia merasakan manfaat sekaligus solusi Hayati tanpa riba dan hutang lintah darat, berdikari membantu umat bagus masalah bisnis ataupun dakwah.
Aput menambahkan lagi, bahwa Pikulbareng Yaitu suatu gerakan crowdfunding yang meliputi aspek sosial, dakwah, bisnis hingga aspek Manusia, Pikulbareng mempunyai dua kanal utama Yaitu, Pikul Bisnis dan Pikul Donasi.
“Diharapkan kedepannya Pikulbareng merupakan solusi untuk kemandirian ekonomi umat Islam supaya Jadi umat yang membagikan rahmat untuk semesta alam, rahmatan lil ‘alamin,” katanya
Menurut Aput, sistem kerjasamanya Pikulbareng akan memakai aqad murobaha, selaku penyalur dana, dengan aqad ini hanya meminta imbal 2-2,5%. Berbeda dengan perbankan yang rata-rata meminta bagian ke nasabah anatara 13-15%.
Adapun Pikulbareng mendapatkan funding atau pendanaan berasal dari investor. Padahal Aqad yang dilakukan pihaknya (pikulbareng) dengan investor Bagaikan wakalah bil ujroh. Bagian investor Pikulbareng akan mendapatkan untuk hasil kisaran 20-25%. Lebih tinggi dari rata-rata deposito yang hanya membagikan 6-7% per tahun. [beritaislam24h.info / pmc]

Loading...

Darurat Riba, “Pikulbareng” Jadi Disorientasi Satu Solusi Ummat

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply