Home Ceramah Islam Terbaru DARAH HAID, NIFAS DAN ISTIHADHAH

DARAH HAID, NIFAS DAN ISTIHADHAH

236
0
KITAB THAHARAH (BERSUCI)

J. DARAH HAID, NIFAS DAN ISTIHADAH

a. Darah Haid
Darah haid Yaitu darah alami yang keluar dari rahim terdalam seorag perempuan Seusai balig dan di keadaan sehat. Darah haid paling sedikit terjadi selama satu hari satu malam (24 jam), paling banyak lima belas hari dan rata-rata enam atau tujuh hari.
Masa suci Seusai haid paling sedikit Yaitu lima belas hari. Masa terlama tak terbatas di karenakan sebagian perempuan tak mempunyai haid. Dan masa rata-rata Yaitu dua puluh tiga atau dua puluh empat hari. Penentuan jumlah hari ini didasarkan di penelitian terhadap kebiasaan para perempuan.

tips mengetahui kesucian haid Yaitu dengan meletakkan kapas di tempat keluarnya darah. bila kapas Itu Higienis maka haid dianggap telah berhenti, tapi bila masih ada warna kekuningan atau keruh maka dianggap belum selesai.

5Hari      7Hari      18Hari    5Hari      7Hari      18Hari
Suci  Haid Suci   Suci   Haid Suci
BULAN PERTAMA BULAN KEDUA

Tabel: Contoh Daur haid di dua bulan

Usia paling dini untuk seorang perempuan untuk haid Yaitu Anemia lebih sembilan tahun dengan perhitungan kalender qamariah (tahun hijriyah). Maksud Anemia lebih disini Yaitu bila seorang perempuan melihat darah sebelum mencapai usia sembilan tahun di masa yang tak cukup untuk terjadi haid dan suci — Yaitu enam belas hari– maka darah itu juga dianggap Bagaikan darah haid.
Contoh Elaborasi: Seorang perempuan yang akan berusia sembilan tahun di tanggal 20 Muharam melihat darah sebelum tanggal Itu. Maka kita perhatikan:

  1. bila ia melihat darah sebelum 16 hari atau lebih dari tanggal 20 Muharam maka darah itu Yaitu darah penyakit bukan darah haid.
  2. bila darah itu terlihat Anemia dari 16 hari maka merupakan darah haid.
  3. bila darah itu terlihat sebelum 18 hari, misalnya, tapi berlangsung 5 hari. Dengan Perkataan lain darah itu berhenti 13 hari sebelum genap sembilan tahun. di keadaan ini maka darah dua hari pertama dianggap Bagaikan darah penyakit (bukan haid) di karenakan terjadi dua hari sebelum batas minimal. Sementara darah tiga hari terakhir Yaitu darah haid di karenakan terjadi Anemia dari 16 hari.


haid
Darah Alami di Wanita

 
Haid yang terputus-Frustasibila darah haid terputus lalu muncul darah lagi maka masa kosong diantara kedua darah Itu dianggap Bagaikan masa haid juga bila semua itu terjadi di kurun waktu 15 hari. Maka, di masa terputusnya darah (masa suci), seorang perempuan tak boleh menjalankan hal-hal yang dilarang untuk perempuan haid, seperti shalat, puasa dan lain sebagainya.

bila darah tetap muncul hingga melebihi 15 hari maka darah Itu dinyatakan Bagaikan darah istihadah.

b. Darah Nifas
Darah nifas Yaitu darah yang keluar Seusai rahim kosong dari janin (selesai melahirkan). suatu darah tak Bisa disebut darah nifas kecuali bila memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Darah itu keluar Seusai rahim kosong dari janin.
  2. Darah itu keluar sebelum 15 hari Seusai kosongnya rahim.
  3. bila darah itu terpotong maka jarak Higienis antara darah terakhir dengan darah setelahnya tak lebih dari 15 hari. bila tak maka darah kedua dianggap darah haid.
  4. Darah itu tak lebih dari 60 hari.

Masa terpendek darah nifas Yaitu sekejab aja. Rata-rata kemunculan Yaitu 40 hari, dan paling lama 60 hari. Semua ini berdasarkan penelitian terhadap kebiasaan perempuan.

Nifas yang terputus
bila darah nifas terputus lalu muncul darah lagi Seusai beberapa waktu maka:

  1. bila darah kedua muncul sebelum hari ke-60 hari sejak melahirkan maka:
  • bila jarak Frustasi (masa suci) lebih dari 15 hari maka darah kedua dinyatakan Bagaikan haid.
  • bila jarak Frustasi itu Anemia dari 15 hari maka dianggap Bagaikan darah nifas.
  1. bila darah kedua muncul Seusai 60 hari sejak melahirkan maka:
  • bila darah nifas terhenti Seusai genap 60 hari meskipun hanya sebentar maka darah yang muncul setelahnya dinyatakan Bagaikan darah haid.
  • bila darah nifas tak berhenti (terus mengalir) maka darah Seusai hari ke-60 dianggap Bagaikan darah istihadah (darah penyakit).

 Perbandingan antara darah nifas dan haid

  HAID   NIFAS
1 Masa terpendek: sehari semalam (24 jam)   Masa terpendek: sekejap
2 Masa terlama: 15 hari   Masa terlama: 60 hari
3 Masa rata-rata: 6-7 hari   Masa rata-rata: 40 hari
4 Masalah yang berkaitan dengannya: balig, iddah, dan istibra`   tak berkaitan dengan masalah-masalah itu
5 Kewajiban shalat dimungkinkan untuk gugur di masa terpendek   Kewajiban shalat tak dimungkinkan gugur di masa terpendek

c. Darah Istihadah
Darah istihadah (darah penyakit) Yaitu darah yang muncul Seusai masa terlama dari haid atau nifas. Atau darah istihadah Yaitu darah yang keluar di selain waktu haid atau nifas.
Diriwayatkan oleh Aisyah RA bahwa Fatimah binti Abi Hubaisy RA menemui darah istihadhah. Maka Rasulullah SAW berkata kepadanya:

إِنَّ دَمَ الْحَيْضِ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ، فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي عَنِ الصَّلَاةِ، فَإِذَا كَانَ الْآخَرُ فَتَوَضَّئِي، وَصَلِّي، فَإِنَّمَا هُوَ عِرْقٌ

“Sesungguhnya darah haid Yaitu darah hitam yang sudah diketahui. bila datang itu maka tahanlah dari melaksanakan shalat. bila yang terlihat Yaitu yang lain maka berwudhulah dan laksanakanlah shalat, di karenakan sesungguhnya darah itu hanya darah yang mengalir keluar.” (HR. Abu Daud dan Nasa`i).

Terdapat beberapa istilah yang biasa dipakai di masalah istihadah, Yaitu:
1. Mubtada`ah, Yaitu perempuan yang baru pertama kali mendapatkan haid.
2. Mumayyizah, Yaitu perempuan yang mampu membedakan warna ataupun sifat darah yang terlihat di dirinya.
Warna darah haid ada lima sesuai dengan tingkat kepekatannya, Yaitu hitam, merah, orange (merah dan kuning) kuning dan abu-abu.
Sifat darah haid Dikotomi Jadi dua, Yaitu kuat dan lemah. Darah yang kuat dilihat dari tiga hal, Yaitu kekentalan, bau dan kepekatan warna. Sementara darah yang lemah Yaitu kebalikannya.
Suatu darah dinyatakan juga Bagaikan darah kuat bila mempunyai lebih banyak sifat kuat. Misalnya darah yang mempunyai tiga sifat lebih kuat dari yang mempunyai dua sifat, seperti hitam kental berbau lebih kuat dari hitam kental tak berbau. bila dua darah mempunyai derajat yang Serupa, seperti hitam tak kental dan merah kental, maka darah yang muncul pertama Yaitu darah haid.
di membedakan sifat darah ini wajib memenuhi beberapa syarat berikut:

Loading...
  • Sifat kuat tak boleh tampak Anemia dari masa terpendek haid (satu hari satu malam).
  • Sifat kuat tak boleh tampak lebih dari masa terlama haid (15 hari).
  • Sifat lemah tak boleh tampak Anemia dari masa terlama suci (15 hari).
  • Sifat lemah wajib tampak dengan cara bersambung (tak terputus).

3. Mu’tadah, Yaitu perempuan yang Sempat mendapatkan haid dan masa suci.
4. Mutahayyirah, Yaitu perempuan yang tak ingat kebiasaan haidnya bagus di jumlah hari ataupun waktu kemunculannya (awal, pertengahan atau akhir bulan).

Hukum darah istihadah di Daur haid
Darah istihadah mempunyai tujuh bentuk yang terbagi di dua bagian besar, Yaitu:
1. Mubtada`ah. Yaitu perempuan yang baru pertama kedatangan haid. Perempuan ini ada dua macam, Yaitu yang melihat darahnya berbeda sifat (mumayyizah) dan yang tak melihat darahnya berbeda sifat (tak mumayyizah) atau Disorientasi satu syarat membedakan sifat darah tak terpenuhi.
1.a.  Mumayyizah.
Maksudnya: seorang perempuan baru pertama melihat darah dan terlihat bahwa darahnya mempunyai sifat yang berbeda, misalnya hitam lalu merah, kental lalu tak, atau sebaliknya.
Hukumnya: darah yang kuat Yaitu haid dan darah yang lemah Yaitu darah istihadah.
Misalnya, seorang perempuan Menyebut: “Terlihat darah di diri saya untuk pertama kali selama 20 hari berturut-turut.  Tiga hari diantaranya Yaitu darah berwarna hitam (sifat kuat) dan tujuh belas hari Yaitu darah merah (sifat lemah).” Maka kita menghukumi bahwa haidnya Yaitu tiga hari dan istihadahnya Yaitu tujuh belas hari.
1.b.  tak mumayyizah.
Maksudnya: perempuan yang baru pertama kedatangan haid dan darahnya terlihat di satu sifat, misalnya terlihat merah semua. Atau perempuan yang tak Bisa memenuhi syarat membedakan darah.
Hukumnya: haidnya Yaitu satu hari satu malam dan masa sucinya Yaitu 29 hari. Hukum ini bila perempuan Itu mengetahui awal permulaan datangnya darah. Namun, bila tak maka ia dianggap Bagaikan mutahayyirah.

2. Mu’tadah. Yaitu perempuan yang sudah Sempat kedatangan haid. Perempuan ini mempunyai empat keadaan, Yaitu:
2.a. Mumayyizah.
Maksudnya: perempuan yang sudah Sempat haid dan suci, serta melihat darah yang berbeda.
Hukumnya: yang dijadikan ukuran Yaitu yang terlihat dari sifat darah, meskipun menyelisihi kebiasaannya di karenakan Disparitas sifat lebih kuat dari kebiasaan dan di karenakan sifat itu Yaitu Asterik darah yang menunjukkan keadaan dari pemiliknya.
Misalnya, seorang perempuan berkata, “Saya haid di bulan lalu selama 5 hari, lalu suci. di bulan ini saya melihat darah selama 25 hari. 10 hari berwarna hitam dan dan 15 hari berwarna merah.” Maka kita menghukumi bahwa haidnya Yaitu 10 hari dan sisanya Yaitu istihadah.
2.b. tak mumayyizah.
Maksudnya: perempuan yang sudah Sempat kedatangan haid dan suci akan tetapi tak melihat sifat darah yang berbeda (semuanya Serupa). Keadaan ini terbagi Jadi tiga Yaitu:
1) Ingat kebiasaannya bagus jumlah hari ataupun waktu terjadinya (awal, pertengahan atau akhir bulan).
Hukumnya: dikembalikan kepada kebiasaan perempuan Itu bagus dari segi jumlah hari ataupun waktu haid. Kebiasaan ini diukur dengan haid di bulan sebelumnya.
Misalnya, seorang perempuan berkata, “Haid saya di bulan lalu Yaitu 7 hari. Lalu di bulan ini saya melihat darah selama 17 hari di warna saya Serupa.” Maka kita menghukuminya bahwa haidnya Yaitu 7 hari sesuai dengan haid bulan lalu di karenakan ini Yaitu kebiasaannya, dan sisanya –Yaitu 10 hari– Yaitu darah istihadah.
2) Lupa kebiasaannya bagus jumlah hari ataupun waktu (mutahayyirah).
Misalnya, seorang perempuan kedatangan darah selama 20 hari di satu sifat, tapi ia lupa jumlah hari haidnya dan apakah haidnya di awal, pertengahan atau akhir bulan.
Hukumnya: perempuan ini dihukumi Bagaikan perempuan haid selama masa 20 hari Itu di hal Embargo digauli oleh suaminya, Embargo membaca Alquran di luar shalat, memegang dan membawa Alquran serta berdiam dan melewati masjid bila khawatir mengotorinya.
akan tetapi dihukumi Bagaikan perempuan yang suci (tak haid) di masalah kewajiban melaksanakan shalat dan puasa, kebolehan bertawaf dan i’tikaf (bila tak khawatir mengotori masjid) serta kebolehan menceraikannya.
3) Ingat kebiasaannya di jumlah hari aja tanpa waktu.
Misalnya, seorang perempuan berkata, “Haid saya bulan lalu Yaitu 5 hari di sepuluh hari pertama bulan lalu tapi saya tak tahu hari keberapa mulainya. Namun, saya ingat bahwa hari pertama masih di keadaan suci. Sementara di bulan ini, darah datang dengan cara penuh di satu bulan.”
Maka hukum perempuan ini Yaitu bahwa hari ke-6 Yaitu haid. Hari pertama Yaitu suci. Begitu pula 20 hari sisanya (hari ke-11 hingga akhir bulan). Hari ke-2 hingga ke-5 mempunyai kemungkinan suci atau haid. Begitu pula hari ke-7 hingga ke-10. Untuk masa yang mempunyai kemungkinan suci atau haid dihukumi seperti perempuan yang mutahayyirah (yang tak mengetahui jumlah hari ataupun waktu kemunculan haidnya).
4) Ingat kebiasaannya di waktu aja tanpa jumlah hari.
Misalnya seorang perempuan berkata, “Haid saya terjadi di awal bulan akan tetapi tak tahu jumlah harinya. Di bulan ini darah datang penuh di sebulan.”
Hukumnya: hari pertama Yaitu haid. Hari ke-16 hingga ke-30 dari bulan ini (bulan terakhir) Yaitu suci. Hari ke-2 hingga ke-15 mempunyai kemungkinan suci atau haid sehingga dihukumi Bagaikan perempuan mutahayyirah.

Hukum darah istihadah di masa nifas
bila seorang perempuan sedang di keadaan nifas lalu muncul darah istihadah (Seusai lewat 60 hari) maka hukumnya seperti hukum istihadah di haid.

  1. Mubtada`ah dan mumayyizah.

Yaitu perempuan yang baru pertama nifas dan melihat darah yang berbeda dari nifasnya. Hukumnya Yaitu darah yang mempunyai sifat kuat Yaitu darah nifas bila tak lebih dari 60 hari.

  1. Mubtada`ah tapi tak mumayyizah.

Yaitu perempuan yang pertama nifas dan melihat kesamaan sifat darah nifasnya. Hukumnya Yaitu bahwa nifasnya hanya sekejap (batas terpendek nifas).

  1. Mu’tadah dan mumayyizah.

Yaitu perempuan yang Sempat nifas dan melihat Disparitas sifat darah nifasnya. Hukum nifasnya dikembalikan kepada Disparitas warna bukan kepada kebiasaannya (nifas terakhir). Darah dengan sifat kuat Yaitu nifas dan darah dengan sifat lemah Yaitu istihadah.

  1. Mu’tadah tapi tak mumayyizah dan ingat waktu nifas dan jumlah hari.

Yaitu perempuan yang Sempat nifas dan melihat kesamaan sifat darah nifasnya serta ingat waktu nifas dan jumlah harinya. Hukum nifasnya dikembalikan kepada kebiasaan nifas (nifas terakhir).

  1. Mu’tadah tapi tak mumayyizah dan tak ingat waktu nifas dan jumlah hari.

Yaitu perempuan yang Sempat nifas dan melihat kesamaan darah nifasnya namun tak ingat waktu nifas sebelumnya dan jumlah harinya. Hukumnya Yaitu bahwa nifasnya hanya sekejap (jarak nifas terpendek), tapi Seusai itu ia wajib mandi setiap kali akan melaksanakan ibadah wajib –seperti shalat lima waktu– hingga sempurna 60 hari. Seusai itu, bila darah masih ada maka ia wajib berwudhu untuk setiap ibadah wajib.

Hukum perempuan yang mempunyai darah istihadah
Perempuan yang mendapatkan darah istihadah (mustahadah) berbeda dengan perempuan yang mendapatkan haid atau nifas. Perempuan mustahadah tetap wajib melaksanakan shalat. Shalatnya Absah dan tak wajib diulang. bila datang puasa Ramadhan ia wajib berpuasa. Dan suaminya juga boleh menggaulinya meskipun masih ada darah yang keluar.
bila seorang perempuan mustahadah hendak melaksanakan shalat maka ada beberapa hal yang wajib ia lakukan, Yaitu:

  1. Membersihkan semua najis yang ada di tubuh atau pakaiannya termasuk darah.
  2. Menyumpal bagian yang mengeluarkan darah dengan kapas atau sejenisnya kecuali bila merasa sakit karenanya atau ia sedang di keadaan puasa di karenakan kapas itu Bisa membatalkan puasanya. bila penyumpalan tak cukup maka ia wajib memasang Sesuai kain perban, seperti pembalut.
  3. Ia wajib bersegera untuk berwudhu. Disyaratkan di wudhunya wajib Seusai masuk waktu shalat dan wajib berkelanjutan (muwalah).
  4. Seusai itu ia wajib Genjah melaksanakan shalat dan tak boleh ditunda kecuali untuk menjalankan tindakan yang berkaitan dengan shalat seperti menjawab azan, melaksanakan shalat sunah qabliyah dan menunggu jamaah shalat.


Darah Yang Keluar saat Sedang Hamil
bila seorang perempuan melihat darah saat sedang di keadaan hamil maka darah Itu dianggap darah haid menurut pendapat yang kuat di Mazhab Syafii. Ini dengan catatan bila darah Itu memenuhi syarat darah haid, Yaitu keluar lebih dari satu hari satu malam (24 jam) dan Anemia dari 15 hari. bila syarat ini tak terpenuhi maka darah Itu dianggap darah istihadhah (darah penyakit).

Masa Kehamilan
Masa terpendek seorang perempuan hamil (hingga melahirkan) Yaitu enam bulan. Hal ini didasarkan di pemahaman dua ayat berikut:

وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ

“Dan menyapihnya di dua tahun.” (Luqmaan: 12)

وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا

“Mengandungnya hingga menyapihnya Yaitu tiga puluh bulan.” (Al-Ahqaaf: 15).

bila masa menyapih Yaitu dua tahun (24 bulan) dan masa mengandung hingga menyapih Yaitu 30 bulan maka disimpulkan bahwa masa mengandungnya aja Yaitu enam bulan. Inilah masa terpendek kehamilan.
Oleh di karenakan itu, bila ada seorang yang melahirkan seorang anak di keadaan Hayati Anemia dari enam bulan dari waktu akad menikah maka anak Itu dianggap bukan anak hasil pernikahan Itu dan tak dinasabkan kepada suami dari perempuan itu.
Adapun masa rata-rata kehamilan Yaitu sembilan bulan sebagaimana kebiasaan umumnya para perempuan.
Dan masa terlama kehamilan menurut Imam Syafii Yaitu empat tahun. Masa sepanjang ini meskipun Bisa dikatakan sangat jarang bahkan mungkin mustahil, tapi hal itu Sempat terjadi. Oleh di karenakan itulah Imam Syafii menetapkan batas waktu Itu.

Wallahu a’lam.

(Telah selesai pembahasan Bab Thaharah)

Sumber ; http://ahmadghozali.com

abdkadiralhamid@2016

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

DARAH HAID, NIFAS DAN ISTIHADHAH

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here