Dalil Al-Qur’an dan Al-Hadtis mengenai Berdoa

Website Eksklusif Doa – Doa, doa dan doa. Itulah yang Bisa kita lakukan untuk mengadu segala sesuatu kepada Sang Penipta. saat kita dilanda kesukaran, kesulitan, dan lain sebagainya tentu kita akan berdoa dan memohon kepada Allah SWT supaya Genjah diberi jalan keluar dan/atau kemudahan.

(Pelajari juga: Doa supaya Diberi Kemudahan di Segala Urusan Lengkap Arab Latin dan Artinya)

Ya… selain kita berusaha sekuat tenaga untuk mencapai sesuatu, kita juga dianjurkan untuk berdoa. Kita hanya Bisa berusaha dan berdoa semampu kita, Padahal hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT. Lantas, apa sebenarnya hukum berdoa serta dalil-dalil berdoa?

wajib diketahui, bahwa doa merupakan Disorientasi satu ibadah yang sangat dianjurkan, meskipun berdoa tak memerlukan suatu syarat dan rukun Eksklusif seperti halnya ibadah sholat, puasa dan/atau ibadah zakat. Banyak firman Allah SWT dan hadits Rasulullah SAW yang menerengkan mengenai doa dan merintahkan orang-orang beriman supaya berdoa. Beberapa diantaranya Yaitu Bagaikan berikut:

Dalil Al-Hadits

اَلدُّعَاءُ هُوَالْعِبَادَةُ

Artinya :
Doa itu Yaitu Ibadah

Diriwayatkan dari Al-Turmudzî yang artinya Bagaikan berikut:

“Barangsiapa dibukakan pintu doa untuknya, berarti telah dibukakan pula untuknya segala pintu rahmat. Dan tak dimohonkan kepaia Allah, yang lebih disukai-Nya selain daripada dimohonkan ‘afiyah. Doa itu memberi manfaat terhadap yang telah diturunkan dan yang belum diturunkan. Dan tak ada yang Bisa menangkis ketetapan Tuhan, kecuali Doa. Sebab itu berdoa kita sekalian.” (HR. Al-Turmudzî).

مَاعَلَى اْلاَرْضِ مُسْلِمٌ يَدْعُواللهَ تَعَالَى بِدَعْوَةٍ اِلاَّ اَتَاهُ اللهُ اِيَّاهَا اَوْصَرَفَ عَنْهُ مِنَ السُّوْءِ مِثْلَهَا مَالَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ اَوْقَطِيْعَةِ رَحِمٍ

Artinya :
“Tiap Muslim di muka bumi yang memohonkan suatu permohonan kepada Allah, pastilah permohonannya itu dikabulkan Allah, atau dijauhkan Allah daripadanya sesuatu kejahatan, selama ia mendoakan sesuatu yang tak membawa kepada dosa atau memutuskan Afeksi sayang.” (HR Al-Thurmudzî).


Dalil Al-Qur’an

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ. وَلا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ بَعْدَ إِصْلاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

Artinya :
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kita membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tak akan diterima) dan Asa (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat bagus. (QS. Al-A’raf : 55-56)

وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

Artinya :
“Dan Allah mempunyai nama-nama yang sangat indah (Al-Asmâ’u al-Husnâ), maka memohonlah kita kepada-Nya dengan (Menyebut) nama-nama itu.” (QS. Al-A’raf : 180)

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya :
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu mengenai Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku Yaitu dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, supaya mereka selalu berada di kebenaran. (QS. Al-Baqarah : 186)

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya :
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS. Al-Mu’min : 60)

Teman-teman, itulah beberapa dalil Al-Qur’an dan A-Hadits mengenai berdoa. Sudah sangat jelas, bila kita tak Sempat berdoa kepada Allah SWT maka apalah jadinya? di karenakan Allah SWT sudah berjanji sebagaimana yang disebutkan di Al-Qur’an: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”.

Semoga sedikit artikel yang kami share di kesempatan ini Bisa bermanfaat untuk kita semua. Amin.

Dalil Al-Qur’an dan Al-Hadtis mengenai Berdoa

Facebook Comments

Leave a Reply