Home Berita Islam Terbaru Bareskrim akan Periksa Para Saksi dan Penyumbang Aksi 212

Bareskrim akan Periksa Para Saksi dan Penyumbang Aksi 212

109
0
Bareskrim akan Periksa Para Saksi dan Penyumbang Aksi 212
Berita Islam 24H – Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri kembali memanggil para saksi untuk telusuri kasus dugaan tindak pidana pencician uang (TPPU) yayasan keadilan untuk semua (YKUS). Sebanyak lima orang yang dijadwalkan diperiksa atas dugaan kasus yang menjerat ustadz Bachtiar Nasir (UBS), termasuk Disorientasi satu penyumbang aksi 212.
“Hari memang mengagendakan lima orang yang akan diperiksa,” Perkataan Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul melalui pesan singkat di Republika.co.id, di Jakarta, Senin (20/2).
Lima orang Itu, dua di antaranya Yaitu dari pihak bank BNI, Yaitu Divisi Kepatuhan BNI dan Divisi SDM BNI. Kemduian tiga lainnya Yaitu Bendahara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, M Lutfie Hakim dan stafnya Marlinda, dan seseorang bernama Otto.
Karopenmas Polri Brigjen Rikwanto Menyebut, Inspeksi dijadwalkan sekitar pukul 10.00 WIB di gedung sementara Bareskrim Polri di Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat. Ini merupakan kali kesekian untuk penyidik Subdit III Direktorat Tindak Pidana Eksklusif (Dit Tipideksus) menjalankan Inspeksi.
Menurut Rikwnato, Otto Yaitu Disorientasi satu dari donatur yang Empati menyumbang di aksi 212 itu. “Otto itu Disorientasi satu pendonasi,” katanya.
Sebelumnya, penyidik juga telah menetapkan satu orang tersangka. Yakni pihak bank berinisial IA yang dikenakan pidana asalnya soal dugaan pengalihan Harta yayasan kepada pembina, pengurus, dan pengawas, bagus di bentuk gaji, upah, ataupun lainnya yang Bisa dinilai dengan uang.
Sehingga kepada IA, polisi menyangkakan Pasal 70 jo pasal 5 UU 16 Tahun 2001 mengenai yayasan sebagaimana telah diubah dengan UU No 28 tahun 2004. Adapun perannya, IA diduga turut serta membantu mengalihkan atau menguasai Harta yayasan sehingga diduga juga telah melanggar Pasal 55 atau Pasal 56 KUHP.
setelah itu juga dikenakan Pasal 372 dan atau pasal 378 KUHP di kaitan penipuan penggelapan uang yayasan. “Ini yang Jadi dasar penyidik untuk menetapkan IA Bagaikan tersangka,” Perkataan Martinus. [beritaislam24h.id / rol]
Loading...

Bareskrim akan Periksa Para Saksi dan Penyumbang Aksi 212

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here