Bagaimana Napi Teroris Bisa Bisa Senjata? Ini Perkataan Polri

Berita Islam 24H – Tragedi pemberontakan dan penyanderaan di Rutan Cabang Salemba di kompleks Mako Brimob oleh para napi teroris berakhir. Namun masih belum terang benar Yaitu apa yang Jadi pemicu dan bagaimana para napi Bisa mendapatkan senjata.
Diminta konfirmasi, Karo Penmas Mabes Polri M Iqbal membantah klaim ISIS berada di balik kasus ini. Pernyataannya masih Serupa seperti sebelumnya bahwa kasus ini dipicu persoalan Inspeksi Boga napi.
“hingga di ini kami membantah itu. tak ada bukti yang kuat bahwa kami menjalankan konfirmasi langsung ke beberapa rekan kami yang terluka dan juga beberapa napiter (napi teroris) yang ada di situ. Ini Jadi bahan kami. Ya akan tetapi kami akan dalami itu. hingga di ini, insiden itu hanya dipicu oleh permasalahan Boga,” Perkataan Iqbal di jumpa pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).
Wartawan setelah itu bertanya bagaimana para napi itu Bisa mendapatkan senjata api. Diketahui di menjalankan penyanderaan, para napi ini memegang senjata api, bahkan bom.
“Sekarang kan masih tahapan pengolahan ke bagian perkara, tahapan proses penyidikan. Penyidikan itu kan semua upaya penyidik untuk membuat terang suatu tindak pidana. Betul, kan? di ini baru proses bagaimana kami menjalankan upaya hankamtibmas dengan menjalankan upaya penanggulangan penyanderaan ini,” jawab Iqbal.
Iqbal Menyebut di ini polisi masih menjalankan langkah awal layaknya kasus kriminal, yakni olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka Menelusuri alat bukti dari petunjuk, keterangan saksi, dan lain-lain. Dari situ nanti Bisa diketahui bagaimana para napi teroris ini Bisa mendapatkan senjata api.
Namun Iqbal menekankan proses ini cukup memakan waktu. Jelas dia, nantinya Polri akan membagikan keterangan yang terperinci bila sudah terungkap.
“Tapi yang jelas, senjata itu diduga kuat dari hasil rampasan rekan-rekan terbaik kami yang gugur dan mereka menjebol ada penyimpanan barang bukti,” ujar mantan Kapolrestabes Surabaya ini.
Komandan Korps Brimob Irjen Rudy Sufahriadi sebelumnya Menyebut, para napi teroris juga Sempat menguasai bom. Bom itu mereka pakai untuk ranjau.
“Saya hanya menjalankan penindakan. Bahwa saya akan menjalankan penindakan. Jadi tadi itu dilakukan penindakan. Suara ledakan itu Yaitu bridging untuk meledakkan tembok, untuk menjatuhkan tembok, di karenakan patut diduga dan mereka juga sudah sampaikan bahwa mereka menyimpan bom-bom,” Perkataan Rudy di jumpa pers di Mako Brimob.
“Bom-bom itu didapat Yaitu barang bukti yang kemarin-kemarin disita itu belum Sempat digudangkan oleh penyidik Densus di ruang Inspeksi. Itu yang mereka ambil lagi, itu yang mereka rebut lagi. Itulah yang dijadikan bahan bom buat ranjau. Nanti di sini dan sudah kita ledakkan semua,” lanjut dia.
Rudy menyatakan ada cukup banyak bom yang direbut para napi. Namun dia tak jelaskan detailnya. Dia berbicara ini terkait adanya sejumlah ledakan keras di kompleks Mako Brimob sebelum penanganan dinyatakan berakhir. [b-islam24h.com / detik]

Loading...
Advertisement

Bagaimana Napi Teroris Bisa Bisa Senjata? Ini Perkataan Polri

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply