Home Ceramah Islam Terbaru Asal Usul Dajjal Yang Jadi Musuh Besar Umat Islam di Akhir Masa

Asal Usul Dajjal Yang Jadi Musuh Besar Umat Islam di Akhir Masa

32
0
Asal usul Dajjal Jadi lebih menarik untuk dibahas di karenakan berkaitan dengan datangnya hari kiamat. Memang benar, Disorientasi satu pertanda sughro atau besar datangnya hari kiamat, Yaitu datangnya Dajjal. Rasulullah juga sudah mengingatkan akan hal Itu dan Menyebut Dajjal Bagaikan fitnah Paling Besar untuk umat Islam di akhir Masa. Mereka yang keimanannya tipis akan mudah termakan bujuk rayu Dajjal yang mengaku Bagaikan Tuhan ini. Berbeda dengan beberapa umat Islam yang masih diselamatkan oleh Allah SWT dan tak mau mengakui Dajjal Bagaikan Tuhan. Mereka itulah yang selamat di di hari kiamat tiba. Asal usul Dajjal penting diketahui. Asal usul Dajjal merupakan musuh besar umat Islam di Global di di akhir Masa. Fitnahnya begitu besar hingga membuat banyak orang kafir.
di suatu riwayat, Dajjal nantinya akan Bisa dikalahkan sekaligus dibunuh oleh Nabi Isa yang diturunkan oleh Allah dari langit ke bumi. Seusai Dajjal menemui ajalnya, kehidupan umat Islam selanjutnya dipimpin oleh Nabi Isa selama beberapa tahun hingga akhirnya beliau juga meninggal Global. Lalu, bagaimana asal usul Dajjal hingga Jadi musuh besar untuk umat Islam di akhir Masa? Simak terus ulasannya berikut ini.
Asal Usul Dajjal
Penyebutan Dajjal di al-Qur-an
Para ulama bertanya-tanya mengenai hikmah tak disebutkannya Dajjal dengan cara jelas di di al-Qur-an Padahal fitnahnya sangat besar. Demikian pula peringatan para Nabi terhadapnya (di al-Qur-an), juga perintah supaya me-mohon perlindungan dari fitnahnya di di shalat. Mereka menjawabnya dengan beberapa jawaban di antaranya:
Baca Juga: Asterik-Asterik Hari Kiamat Kecil
a. Sesungguhnya Dajjal Disampaikan di kandungan lafazh اَلآيَاتُ (Asterik-Asterik) yang disebutkan di firman Allah Ta’ala:

يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا

“… di hari datangnya sebagian Asterik-Asterik Rabb-mu tak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu…” [Al-An’aam: 158]

Asterik-Asterik yang dimaksud Yaitu Dajjal, terbitnya matahari dari barat, dan binatang. Semuanya Disampaikan di penafsiran ayat ini.

Imam Muslim dan at-Tirmidzi رحمهما الله meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثٌ إِذَا خَـرَجْنَ لاَ يَنْفَعُ نَفْسًا إِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِـيْ إِيْمَانِهَا خَيْرًا: طُلُوْعُ الشَمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا، وَالدَّجَّالُ، وَدَابَّةُ اْلأَرْضِ.

‘Ada tiga hal yang bila keluar, maka tak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau (belum) berusaha berbuat kebaikan dengan imannya itu: terbitnya matahari dari barat, Dajjal, dan binatang bumi.

b. Sesungguhnya al-Qur-an menyebutkan turunnya Nabi ‘Isa Alihissallam, dan Nabi ‘Isalah yang akan membunuh Dajjal. Maka menyebutkan Masiihul Huda sudah cukup, sehingga tak wajib menyebutkan Masihudh Dhalaa-lah. Dan kebiasaan orang Arab Yaitu merasa cukup dengan Menyebut-kan Disorientasi satu yang Antagonis tanpa menyebutkan yang lainnya.

c. Sesungguhnya dia (Dajjal) di sebutkan di firman-Nya:

Loading...

لَخَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan akan tetapi kebanyakan manusia tak beriman.” [Al-Mu’min: 57]

Sesungguhnya yang dimaksud dengan manusia di sini Yaitu Dajjal, ayat ini termasuk pengungkapan semua komponen untuk sebagian darinya.

Abul ‘Aliyah rahimahullah berkata, “Maknanya Yaitu lebih besar daripada penciptaan Dajjal saat kaum Yahudi membesar-besarkannya.”

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Dan ini -bila memang telah tetap- merupakan sebaik-baiknya jawaban, maka termasuk tanggung jawab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjelaskannya, wallaahu a’lam.”

Diriwayatkan bahwa Dajjal muncul pertama kali di wilayah Khurasan yang di ini berada di negara Irak. Selanjutnya, Dajjal memulai petualangannya untuk Menelusuri pengikut sebanyak-banyaknya. Misi utamanya hanya satu, Yaitu membuat umat manusia yang masih bertahan di itu untuk mengakui dirinya Bagaikan Tuhan, tak terkecuali mereka yang beragama Islam. Dajjal Bisa membuat keajaiban yang mungkin dipikiran manusia hanya Bisa dilakukan oleh Tuhan. Misalnya, Dajjal mampu menurunkan hujan, menumbuhkan banyak tumbuhan di bumi, menghidupkan orang mati, dan menyembuhkan orang buta.
Rasulullah membagikan ciri-ciri dari asal usul Dajjal Bagaikan berikut. Dajjal berjenis kelamin laki-laki, masih muda, berkulit merah kecoklatan, sebelah matanya buta, tak mempunyai anak, serta tertulis di antara kedua matanya ‘kafir’ yang Bisa dibaca setiap muslim. Dengan ciri-ciri yang diceritakan Rasulullah di hadis shohih Itu, kita Bagaikan umat Islam seharusnya semakin berhati-hati akan kehadiran sosok Dajjal. Bukan hanya sosoknya, akan tetapi sifatnya yang ingin selalu mengkafirkan orang Islam di seluruh Global.
Dari satu kaum ke kaum yang lain Dajjal mendatangi mereka supaya percaya bahwa dirinya Yaitu Tuhan. bila kaum Itu percaya dan mengikutinya maka diturunkanlah keajaiban kepada mereka, seperti hujan turun, Fauna ternak yang gemuk-gemuk, tanah Fertile, dan sebagainya. Sementara untuk kaum yang tak mau menerimanya Bagaikan Tuhan, Dajjal akan memberi mereka kesengsaraan dan kepedihan yang luar biasa. Inilah yang dimaksud dengan fitnah Paling Besar untuk umat manusia. bila mereka yang tak kuat imannya tentu akan terbujuk dengan Perkataan-Perkataan Dajjal dan mengikuti kekafirannya.
Dari kekacauan Itu, setelah itu Allah SWT menurunkan Nabi Isa ke bumi, tepatnya di menara putih sebelah timur Damaskus. Menurut riwayat, Nabi Isa di ini dikawal oleh dua malaikat yang menemaninya turun ke bumi. Selanjutnya, Nabi Isa Menelusuri Dajjal dan menemukannya di suatu tempat yang bernama Bab Lud, Yaitu di sekitar Syria dan sukses membunuhnya. Seusai itu, Nabi Isa mendatangi umat Islam yang masih mempertahankan keimanannya dari Agresi Dajjal. Mereka itulah yang akan diselamatkan di di hari kiamat terjadi.
Baca Juga: Asterik Asterik Akhir Masa Yang Sudah Muncul
Dajjal Jadi musuh besar umat Islam di Global, dimana Dajjal Bisa membuat semua keajaiban yang tak mungkin dilakukan oleh manusia biasa. Oleh di karenakan itulah, Dajjal mengaku Bagaikan Tuhan. Namun demikian, Dajjal tetaplah manusia kafir yang Bisa mati. di akhirnya, kemenangan tetap dimiliki oleh umat Islam hingga di akhir Masa. Itulah sekelumit cerita mengenai asal usul Dajjal.
Asal Usul Dajjal Yang Jadi Musuh Besar Umat Islam di Akhir Masa Rating: 4.5 Posted by: Nina Hasrina

Asal Usul Dajjal Yang Jadi Musuh Besar Umat Islam di Akhir Masa

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here