Apa yang Bisa Diharapkan dari Para Boneka?

ceramahterbaru.net.com – Istilah “boneka” sangat sering diasosiasikan untuk seseorang yang peran dan sikapnya dikendalikan orang lain. di manggung, seorang aktor atau artis dikendalikan peran panggungnya oleh sutradara. Berarti mereka Yaitu boneka.

Erving Goffman memakai mekanisme Anjung ini untuk menganalisis Global sosial. Ada Anjung depan (front stage), ada Anjung belakang (back stage). Anjung depan sering berbeda dengan Anjung belakang. Bisa 180 derajat. Di depan para penonton seorang pelawak Bisa ketawa, Padahal di hatinya ia sedang menangis di karenakan konflik keluarga. Ini biasa terjadi. Inilah yang oleh Goffman disebut dengan dramaturgi.

Teori dramaturgi ini menarik saat dibawa ke Anjung politik. Para pelaku politik (politisi) punya dua Anjung. Anjung saat mereka berhadapan dengan publik, dan Anjung saat mereka berada di lingkungan temen-temen politiknya.

Di hadapan publik, para politisi akan bicara moral. Istilah nasionalisme dan NKRI Jadi khutbah hariannya. Fungsi-fungsi pelayanan publik akan selalu dijadikan narasi indahnya. Apakah idealisme ini juga Jadi narasi mereka di berada di Anjung belakang?

Loading...

Anjung belakang itu masuk wilayah otoritas ketua Generik partai. Anggota-anggota partai Yaitu serdadu yang bekerja untuk menerjemahkan dan menyampaikan keputusan partai. Terutama agenda dari ketua umumnya. Di depan media, mereka di Letak Bagaikan juru bicara partai dengan gaya dan kemampuan inovatif masing-masing. Ini konteksnya anggota partai.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Apa yang Bisa Diharapkan dari Para Boneka?

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply