Apa Sajakah Asterik-Asterik Akhir Masa?

Seluruh umat Islam wajib yakin bahwa, akan datang suatu hari dimana seluruh alam dan isinya akan hancur setelah itu dilanjutkan ke kehidupan yang kekal (akhirat). di karenakan, ini sudah tertera di di Al-Qur’an, maka tak Bisa dipungkiri bila Asterik-Asterik akhir Masa Berawal Dari bermunculan.

Sesuai dengan Surah Al – Hajj ayat 7.

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

Artinya: Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di di kubur.

Pengertian Hari Kiamat menurut Rasullulah SAW

Beribu-ribu tahun sudah, Rasulullah SAW menyelamatkan umat Islam dari peperangan dan keterpurukan. Namun, iman kepada hari akhir Sempat beliau sampaikan kepada sahabat-sahabatnya. Hal ini merupakan peringatan kepada kaum muslimin bahwa Hayati tidaklah kekal.

di hadits diriwayatkan:

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيْدٍ الْغِفَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ: مَا تَذَاكَرُوْنَ؟ قَالُوْا نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ: إِنَّهَا لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ. فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُوْلَ عِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَيَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوْفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ. (رواه مسلم)

Dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari r.a., ia berkata, “Nabi saw. mendatangi kami yang sedang berbincang-bincang, lalu beliau bersabda, “Apa yang kalian perbincangkan?” Mereka (sahabat) menjawab, “Kami sedang membincangkan mengenai hari Kiamat.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya Kiamat itu tak akan terjadi sebelum (terdapat) sepuluh Asterik-tandanya.” Lalu beliau menyebutkannya, Yaitu munculnya kabut tebal, Dajjal, Dabbah, matahari terbit di sebelah Barat, turunnya Nabi Isa bin Maryam a.s., munculnya Ya’juj dan Ma’juj, terjadinya tiga gerhana bulan dari arah Timur, di arah Barat, dan di Jazirah Arab, dan Asterik akhirnya Yaitu api yang keluar dari lembah Yaman yang menggiring manusia dari tempat mereka berkumpul.” (H.R. Muslim)

Ilustrasi Asterik Asterik Kiamat

Asterik-Asterik Hari Kiamat Menurut Rasulullah SAW

di hadits di atas, Rasul menyampaikan Asterik-Asterik datangnya hari kiamat dengan sangat rinci. Hal ini Bisa Jadi bukti nyata bahwa akhir Masa memang benar adanya. bila dijabarkan, berikut beberapa Elaborasi mengenai apa yang disampaikan Rasulullah kepada sahabat-sahabatnya.

1. Terdapat Dukhan

Dukhan menurut bahasa artinya asap atau kabut. dengan cara detailnya, berarti kabut tebal berhawa Geothermal yang terbang bersama angin menyambar mata dan telinga kaum munafik. Namun untuk mukmin hanya terasa seperti sakit pilek aja.

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ

“Maka tunggulah di hari saat langit membawa kabut yang tampak jelas.” (Surah Ad-Dukhān Ayat 10)

2. Munculnya Dajjal dan Dabbah

Dajjal Yaitu sosok manusia yang mempunyai kekuatan hebat, kekuasaan dan pengaruhnya besar. Sehingga sangat dipercaya oleh orang-orang, bahkan mampu mengajak sebagian umat Islam Jadi kafir.

dengan cara bahasa, Dabbah berarti Fauna yang keluar dari perut bumi, setelah itu berjalan di atas permukaan tanah. Mereka juga Bisa berbicara memberi saksi perihal Asterik kiamat. Kedatangan dan kepergiannya pun dengan cara tiba-tiba.

وَإِذَا وَقَعَ ٱلْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَآبَّةً مِّنَ ٱلْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ ٱلنَّاسَ كَانُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا لَا يُوقِنُونَ

Artinya: Dan apabila Ungkap telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan Sesuai binatang melata dari bumi yang akan Menyebut kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia Dulu tak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (Q.S. An-Naml/27: 82)

3. Matahari akan Terbit dari Barat

bila dipikir-pikir, fenomena ini seperti mustahil terjadi. Namun, ternyata para ilmuwan telah meneliti jumlah hari di setahun yang menurun terus menerus dikarenakan penurunan kecepatan rotasi bumi di porosnya di depan matahari.

Proses penurunan kecepatan rotasi dengan cara terus menerus akan memaksa bumi berputar ke arah yang Antagonis. Hal ini membuktikan, bahwa pernyataan Rasulullah SAW sangatlah mungkin Bisa terjadi.

4. Munculnya Nabi Isa AS dan Ya’juj dan Ma’juj

Bermaksud untuk mendamaikan Global. di di Imam Mahdi melawan Antikristus yang telah menyebarkan fitnah di kalangan umat Islam, nabi Isa AS membantu menetralkan semua Defleksi agama dan menyelamatkan umat manusia.

Lain halnya dengan Ya’juj dan Ma’juj, merupakan dua suku yang mempunyai kekuatan besar dan nantinya akan menghancurkan kehidupan manusia. Mereka kelak berperang melawan Nabi Isa AS bersama bala tentaranya di bukit Thursina.

Allah SWT berfirman:

وَحَرَامٌ عَلَى قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا أَنَّهُمْ لَا يَرْجِعُونَ (95) حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ (96)

Sesungguhnya tak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan bahwa mereka tak akan kembali (kepada Kami). hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan Genjah dari seluruh tempat yang tinggi.” (Q.S. Al-Anbiyā’/21: 95-96)

Ada yang Menyebut fisik mereka berbeda, namun ada juga pernyataan bahwa wujudnya Serupa aja dengan manusia biasa. Ya’juj dan Ma’juj ini merupakan tahanan yang Dulu kala Sempat dikurung oleh Raja Zulkarnain.

BACA JUGA: Ya’juj dan Ma’juj, Sudahkah Muncul?

5. Terjadi Gerhana di Beberapa Tempat di Timur, Barat dan Jazirah Arab

Tepatnya fenomena ini akan terjadi, tak ada yang mengetahui persis. Di Al-Qur,an dan hadits pun belum ada pernyataan detailnya.

Ada pula peristiwa api keluar dari jurang ‘Adn yang merupakan suatu kota terkenal di Yaman, sebelah selatan Jazirah Arab. Sekarang disebut lautan Arab dan nantinya akan menggiring manusia ke tempat mereka semua berkumpul.

Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda:

يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى ثَلاَثٍ: طَرَائِقَ رَاغِبِيْنَ وَرَاهِبِيْنَ، وَاثْنَانِ عَلَى بَعِيْرٍ، وَثَلاَثَةٌ عَلَـى بَعِيْرٍ، وَأَرْبَعَةٌ عَلَى بَعِيْرٍ، وَعَشْرَةٌ عَلَى بَعِيْرٍ، وَيَحْشُرُ بَقِيَّتُهُمُ النَّـارُ، تَقِيْلُ مَعَهُـمْ حَيْثُ قَالُوا، وَتَبِيْتُ مَعَهُمْ حَيْثُ بَاتُوْا، وَتُصْبِحُ مَعَهُمْ حَيْثُ أَصْبَحُوْا، وَتَمْسِي مَعَهُمْ حَيْثُ أَمْسَوا.

Loading...

Artinya: “Manusia itu dikumpulkan Jadi tiga kelompok: kelompok orang yang bersuka ria, kelompok yang merasa takut, dan kelompok di mana dua orang di atas unta, tiga orang di atas unta, empat orang di atas unta, dan sepuluh orang di atas unta, dan selebihnya digiring oleh api, api ini akan selalu bersama mereka di di mereka istirahat, di di mereka bermalam, di waktu pagi, dan di waktu sore hari.”

Perubahan Perilaku Manusia Mendekati Akhir Masa

Sebenarnya, awal dari akhir Masa Yaitu hari dimana nabi Muhammad SAW telah dipilih Bagaikan utusan Allah. Berawal Dari di itulah, Bisa dikatakan Asterik-tandanya sudah Berawal Dari bermunculan. Mengingat juga beliau merupakan Nabi terakhir yang tak akan ada lagi setelahnya.

Seperti diriwayatkan hadits dari Sahl RA, ia berkata:

بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ، وَيُشِيْرُ بِإِصْبَعَيْهِ فَيَمُدُّ بِهِمَا.

“Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat seperti dua (jari) ini.” Beliau berisyarat dengan kedua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah), lalu merenggangkannya.”

Dan setelah itu muncullah Asterik-Asterik akhir Masa lainnya, yang juga terlihat dari perubahan perilaku manusianya. Contohnya di di sekarang, sudah sangat banyak kejadian-kejadian kriminal. Hal ini menunjukkan hilangnya rasa Afeksi sayang kepada sesama.

  1. Ilmu Agama Berangsur Menghilang

di di ini, jumlah ulama yang lama kelamaan berkurang. Pondok-pondok pesantren dan madrasah sudah Berawal Dari terabaikan. Pelajaran di bidang lain lebih populer dibandingkan mempelajari agama Islam.

Sebenarnya, Islam pun tak melarang kaumnya mempelajari bidang lain. supaya mengurangi keserakahan akan duniawi, pelajaran agama juga diperlukan untuk menyeimbangkan antara kepentingan Global dan akhirat.

Selain itu, kemewahan Hayati sering menghalangi seseorang untuk beribadah kepada Allah SWT. Terkadang, kesibukan akan mengumpulkan harta Harta menyebabkan lupa mengerjakan shalat. Maka sebaiknya carilah harta sesuai kebutuhan aja, bila mempunyai kelebihan Bisa disedekahkan.

  1. Munculnya Golongan Ruwaibidhah

Golongan ini tak Bisa memegang amanah. Mereka terlihat sangat bagus, sehingga akan banyak orang terkelabui. Demi memenuhi kepentingannya sendiri tega merugikan pihak yang sudah memberi kepercayaannya.

Kejahatan sangat Generik terdengar, apalagi masa sekarang ini banyak kejadian di luar nalar manusia. Seperti Afeksi sayang dan rasa saling membantu sudah musnah begitu aja. Bahkan, hingga mengorbankan orang terkasih untuk memuaskan hati mereka.

  1. Munculnya Dua Golongan Penghuni Neraka dan Riba

Muncul penguasa, mempergunakan kekuasaannya untuk menyiksa orang-orang yang lemah dan banyak wanita memakai baju, namun tubuhnya terlihat jelas bagaikan telanjang. Kedua golongan ini tak akan menyentuh Estetika surga.

Semakin banyak orang menjalankan riba demi mendapatkan keinginannya demi mencapai kemewahan. tak ada lagi ketakutan akan dosa, nantinya kemiskinan merajalela dan yang kaya terus menindas. Kondisi ini menimbulkan ketidakseimbangan di Hayati.

  1. Berkurangnya Rasa Afeksi Sayang Orang Tua dan Anak

Di Masa sekarang ini, semakin banyak anak-anak Anemia ajar terhadap orang tuanya. Norma kesopanan sudah menghilang. Bukan hanya menolak nasehat aja, bahkan ada yang tega memukul dan menendang bila merasa tak sependapat dan dituruti maunya.

Begitu juga sebaliknya, orang tua menyiksa anak kandungnya bahkan membunuhnya. Tanpa memikirkan dosa akan perbuatannya, semua dilakukan dengan dasar pikirannya sendiri. Bagaikan hilang akal, mereka tak Serupa sekali berpikir dua kali untuk melakukannya.

  1. Banyak Terjadi Peperangan

Sekarang ini, perkembangan teknologi berkembang sangat pesat. Mereka berlomba-lomba memperebutkan daerah kekuasaan untuk memperdagangkan hasil produksinya. tak memperdulikan banyak korban dan yang dipikirkan hanya keuntungan pribadi aja.

Keserakahan ini menimbulkan persaingan yang memicu peperangan. Bahkan, mereka juga menciptakan teori konspirasi demi memenangkannya. hingga kondisi Jadi bertambah genting di karenakan tak ada yang mau mengalah.

  1. Membanggakan Bangunan Masjid dan Menjual Agama

Disorientasi satu Asterik kiamat berikutnya Yaitu bermegah-megahan. Umat Islam berbangga-bangga dengan keistimewaan bangunan masjidnya bukan ibadah di dalamnya. Sehingga, masjid hanya dijadikan tempat berfoto dan berwisata aja.

Akan muncul orang-orang yang berani menjual agamanya hanya untuk meraih keuntungan pribadi. Rela menjalankan apapun, hingga merubah ketetapan Allah. Dan juga menutupi kebenaran sesungguhnya, nauzhubillhahi mindzalik.

Siapa Golongan Selamat itu?

Yang dimaksudkan dengan golongan selamat Yaitu orang yang berpegang hanya kepada Al-Qur’an dan sunnah Rasul. Biasanya, ulama-ulama menyebutnya Ahlus Sunnah wal jama ‘ah. Rasululullah SAW telah menjanjikan keselamatan untuk mereka.



سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: اْلإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دعته امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan ‘Arsy Allah Ta’ala dimana tak ada naungan kecuali hanya naungan Allah Ta’ala. Yaitu:

  • Pemimpin yang adil
  • Pemuda yang tumbuh di ibadah kepada Allah Ta’ala
  • Seorang yang hatinya senantiasa bergantung di masjid
  • Dua orang yang saling mencintai di karenakan Allah Ta’ala. Mereka berkumpul di karenakan Allah dan mereka pun berpisah juga di karenakan Allah Ta’ala.
  • Seorang yang diajak wanita untuk berbuat yang tak bagus, dimana wanita Itu mempunyai kedudukan dan kecantikan, namun ia mampu mengucapkan, “Sungguh aku takut kepada Allah”.
  • Seorang yang bersedekah dan dia sembunyikan sehingga tangan kirinya tak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
  • Seorang yang mengingat Allah di keadaan sendirian sehingga kedua matanya meneteskan air mata.

Namun, ada lima perbuatan yang disegerakan balasannya ini antara lain, seperti berzina, memakan harta milik orang lain, tak mau berzakat, berkhianat kepada Allah dan Hayati tanpa menjadikan Al-Qur’an Bagaikan pedomannya.

Itulah Asterik-Asterik akhir Masa yang akan terjadi nanti bahkan mungkin sudah. Bagaikan muslim yang bagus, tetaplah bijak di menerima informasi. Apapun fenomena yang akan terjadi ke depannya, sebaiknya berpasrahlah kepada Allah SWT Yang Maha Mengetahui.

Referensi

Apa Sajakah Asterik-Asterik Akhir Masa?

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply