Home Fiqih Islam Apa Perkataan Habib Umar bin Hafidz mengenai Terorisme

Apa Perkataan Habib Umar bin Hafidz mengenai Terorisme

42
0

Ditengah isu terorisme yang tersebar dimana mana seperti sekarang ini, kita patut bersatu dan menguatkan akidah serta keimanan kita supaya selalu berada dijalan yang benar dan diridhoi oleh ALLAH SWT. hal ini telah dijelaskan oleh ulama besar asal hadraumut (Yaman) Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Syekh Abu Bakar bin Salim beberapa tahun yang lalu di beliau mengunjungi Indonesia untuk menjalankan safari dakwahnya. Ulama dari Republik Yaman ini menyatakan Islam tak mengenal terorisme, di karenakan agama dibawa Nabi Muhammad SAW itu penuh dengan perdamaian dan saling menghargai.

“Islam itu bukan teroris, Islam Yaitu rahmat untuk sekalian alam. Teroris Yaitu istilah baru yang diciptakan orang-orang yang menginginkan kehancuran,” katanya dihadapan ribuan warga usai memimpin zikir akbar menyambut tahun baru di Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Menurutnya, teroris yang dilekatkan di Global Islam selama ini hanya istilah dipopulerkan oleh media barat dan umat Islam diimbau tak terpengaruh dengan hal itu. Habib Umar Menyebut Islam tak identik dengan pembunuhan, perusakan, mengumbar kebencian seperti dipahami oleh segelintir Global barat. “Itu hanya perilaku orang-orang kufur,” katanya.

Pembunuhan terjadi setiap hari di seluruh belahan Global di ini dinilai di karenakan umat manusia di muka bumi sudah mengabaikan nur (cahaya) Islam dan keimanannya kepada Allah SWT. “Sesungguhnya itu terjadi di karenakan jauhnya mereka dari nur Islam dan iman kepada Allah,” Perkataan ulama karismatik Itu.

Loading...

Menurut Habib Umar, Islam melarang umatnya saling membenci dan mencaci maki satu Serupa lain hanya di karenakan Disparitas ajaran atau keyakinan, termasuk tak dibenarkan membeci serta menghina agama lain. Allah SWT melarang umat Islam saling mencaci maki, bahkan mencaci maki Tuhan-Tuhan palsu kaum musyrikin sekalipun, di karenakan cacian itu akan dibalas dengan cacian juga, sehingga menimbulkan kehancuran,” ujar Habib Umar.

Islam, Perkataan dia, juga melarang umatnya mengkafirkan orang lain meskipun dia sudah duluan disebut kafir oleh orang lain. Umat Islam khususnya penganut Ahlusunnah Waljamaah diimbau untuk tak terlalu fanatik menganut suatu ajaran, sehingga akan Jadi sulit menerima Disparitas pendapat yang dikhawatirkan memicu perpecahan. “Ahlussunah Waljamaah menjanjikan kedamaian, akan tetapi Ahlussunah Waljamaah tak mengajarkan penganutnya fanatik. di karenakan itu kita tak wajib mengejek-ejek ajaran lain,” katanya.

Habib Umar mengimbau umat Islam khususnya penganut Ahlussunah Waljamaah untuk Jadi suri tauladan, sehingga ajaran yang dianutnya Jadi panutan untuk umat lain. “tak wajib mencaci maki untuk mengakui ajaran kita,” ujar dia. Habib Umar meminta umat Islam supaya menanyakan sesuatu yang belum diketahuinya mengenai Islam kepada ulama yang berkompeten dan tak langsung menyalahkan setiap ada Disparitas.

Ulama asal Yaman itu juga mengimbau kepada umat Islam seluruh Global supaya menjadikan tsunami melanda Aceh 2004 yang merengut sekitar 230 ribu Heroisme, Bagaikan bahan renungan mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Tsunami itu hikmah dari Allah SWT untuk memberi Asterik bahwa Tuhan itu ada,” Perkataan Habib Umar yang Empati berziarah ke kuburan massal korban tsunami selama di Aceh.

sumber : republika

Apa Perkataan Habib Umar bin Hafidz mengenai Terorisme

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here