Anies Ungkap 6 Proyek Tol Diambil Pemerintah Pusat Pasca 2 Bulan Pilgub Jakarta

ceramahterbaru.net – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan enam proyek tol di kota diambil alih pemerintah pusat. Menurut Anies, pengambilalihan dilakukan dua bulan usai Aplikasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

“Kami di di kampanye kemarin menegaskan tak akan meneruskan enam proyek tol di kota. Kampanye selesai 15 April, kami menang. Lalu proyek ini diambil alih oleh pemerintah pusat,” Perkataan Anies di Mesjid Fatahillah Tanah Abang Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

Enam ruas tol dengan total panjang 69,77 kilometer itu terdiri dari Ruas Tol Semanan-Sunter sepanjang 20,23 kilometer, Ruas Tol Sunter-Pulo Gebang 9,44 kilometer, dan Ruas Tol Duri-Pulo Gebang-Kampung Melayu 12,65 kilometer. setelah itu, Ruas Tol Kemayoran-Kampung Melayu 9,6 kilometer, Ruas Tol Ulujami-Tanah Abang 8,7 kilometer dan Ruas Tol Pasar Minggu-Casablanca 9,16 kilometer.

(Liputan6.com/Arya Manggala)

“Pengambilalihan melalui Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tanggal 15 Juni 2017. Jadi dua bulan sesudah pilkada selesai setelah itu enam ruas jalan tol itu Jadi proyek strategis nasional yang tak lagi di bawah Pemprov DKI,” Perkataan Anies.

Ia tak tahu apakah ada hubungannya di karenakan gubernurnya baru waktu itu dan gubernurnya beda berpandangan, maka dianggap tak usah meneruskan proyek enam ruas jalan tol. “Lalu ini naik Jadi proyek strategis nasional. Kita lihat aja, tapi wewenangnya setelah itu diambil pemerintah pusat, Jadi tak lagi ada di pemerintah daerah,” Perkataan Gubernur.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

loading…

Anies Ungkap 6 Proyek Tol Diambil Pemerintah Pusat Pasca 2 Bulan Pilgub Jakarta

Facebook Comments

Incoming search terms:

Leave a Reply