Home Ceramah Islam Terbaru Alhabib Muhammad Bin Hasan Al Attas, Ayah Alhabib Umar Bin Hoed-Cipayung

Alhabib Muhammad Bin Hasan Al Attas, Ayah Alhabib Umar Bin Hoed-Cipayung

18
0
Alhabib Muhammad Bin Hasan Al Attas seorang shaleh yang selama kurun waktu ± 20 tahun Jadi pengurus masjid Syaikh Abdulqadir Al Jailani yang berlokasi di Hadramaut.

di suatu riwayat dari beliau (Habib Umar Bin Hoed Alattas), di waktu malam Jumat, ayah beliau Sempat terbangun di karenakan dikejutkan oleh riuh suara orang banyak, saat ia melihat keluar rumahya ternyata suara Itu berasal dari masjid Syaikh Abdul Qadir Al Jailani bersamaan dengan cahaya yang terang benderang, maka Alhabib Muhammad Genjah berwudhu serta bergegas pergi ke masjid untuk mengikuti shalat berjamaah di masjid Itu, di karenakan mengira bahwa ia telah tertinggal shalat subuh dengan cara berjamaah. Seusai hingga di masjid ia langsung Empati bergabung shalat (masbuq) di shaf paling belakang, di karenakan masjid telah penuh. Namun Seusai beliau selesai menjalankan shalat dan mengucapkan salam serta membaca dzikir tauhid, ternyata ia hanya seorang diri di di masjid Itu, tak ada orang lain yang shalat. Suasana masjid Jadi seperti biasa, sepi, dengan cahaya lampu yang tak terlalu terang. saat ia melihat jam, ternyata masih sepertiga malam yang akhir ( ± pukul 02.00).

setelah itu ia Genjah pergi dari masjid dan kembali ke rumahnya , dengan hati yang bertanya-tanya. Keesokan harinya beliau mengikuti ziarah ke makam Qubilanfas Al Habib Umar Bin Abdurrahman Al Attas sebagaimana lazimnya yang dilakukan setiap hari Jum’at, Seusai shalat subuh berjamaah. Ziarah Itu dipimpin oleh AlQutbh Al Habib Ahmad bin Hasan Al Attas. Seusai selesai ziarah, AlQutbh Al Habib Ahmad Bin Hasan Al Attas memegang tangan Al Habib Muhammad Bin Hasan Al Attas dengan bisyarah “Masya Allah, engkau telah diajak shalat berjamaah oleh para wali yang dipimpin oleh Al Imam AlQutbh Rabbani Syaikh Abdul Qadir semalam, Bagaikan hadiah di karenakan engkau telah mengurusi masjidnya dengan bagus”. Demikian lah Disorientasi satu riwayat mengenai keutamaan ayah beliau.

Sedangkan ibu beliau bernama Syarifah Nur binti Hasan Al Attas seorang wanita sholehah, saudari kandung Alqutb Alhabib Ahmad bin Hasan Al Attas. Beliau (Habib Umar) dilahirkan atas bisyarah Alqutb Alhabib Ahmad bin Hasan Al Attas terhadap ibunya (Syarifah Nur binti Hasan Al Attas) yang di di itu sedang hamil, bahwa “Engkau akan melahirkan seorang anak laki-laki yang panjang usianya, penuh dengan keberkahan sertaa akan banyak orang yang datang untuk bertawwasul dan bertabarruk dengannya. Anak laki-laki Itu hendaknya diberi nama Umar”, (Bagaikan pengganti kakanya yang juga bernama Umar yang di di itu meninggal Global saat sedang bersama ayahnya di Indonesia).

saat masih kecil, beliau diasuh oleh kakaknya yang bernama Alhabib Salim bin Muhammad Al Attas. Beliau membantu kakanya bekerja di kebun  korma untuk meringankan bebean keluarganya. Meskipun usia beliau belum baligh, beliau dikenal memilik itulisan arab(khath) yang bagu. 

Loading...

Setelah ibunya wafat, beliau mendapat surat dari ayahnya untuk Genjah datang ke Indonesia. Surat Itu beliau terima di malam hari, maka di keesokan harinya beliau Genjah berangkat ke Indonesia.Usia beliau di waktu itu Anemia lebih 15 tahun.

abdkadiralhamid@2016
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

Alhabib Muhammad Bin Hasan Al Attas, Ayah Alhabib Umar Bin Hoed-Cipayung

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here