Ajakan Selamatkan Warga Rohingya Menggema di KTT OKI

Ajakan Selamatkan Warga Rohingya Menggema di KTT OKI
Berita Islam 24H – Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev menyerukan di pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Islam untuk semua negara anggota OKI Bisa menjalankan dukungan terhadap warga Rohingya di Myanmar. Nazar Menyebut Kazakhstan akan terus menjalankan komunikasi kepada PBB supaya Bisa mendorong penyelesaian kasus di Rakhine Itu Bisa Genjah dilakukan.
Nazar Menyebut Kesedihan yang sebesar-besarnya atas apa yang terjadi di warga Rohingya. Ia jelaskan, Kazakhstan berharap negara-negara islam Bisa bersama-Serupa untuk Bisa membagikan dukungan terhadap kasus Itu.
Ia menilai, Bagaikan negara islam, segala bentuk tindakan penindasan terhadap Muslim wajib Bisa dihentikan. “Kami sangat concern terhadap kasus yang menimpa warga Rohingya. Kami berharap kita semua Bisa menjalankan dukungan dan terus menjalankan dialog bersama untuk Bisa mendorong adanya penyelesaian kasus di Rohingya,” ujar Nazar di di sambutannya di Palace of Independence, Astana, Kazakhstan, Ahad (10/9).
Senada dengan Nazar, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga menyatakan dukungannya atas penyelesaian kasus Rohingya. Ia Menyebut, apa yang terjadi di Rakhine, Myanmar, merupakan Kesedihan bersama sehingga Turki sangat mengutuk keras atas apa yang terjadi terhadap etnis Rohingya.
“Kita Bagaikan negara-negara Islam tentu wajib menjalankan dukungan kepada Rohingya. Kekerasan dan tragedi yang terjadi disana wajib dihentikan,” ujar Erdogan.
Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Serupa Islam (KTT OKI) pertama mengenai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di The Palace of Independence di Astana, Kazakhstan, Ahad. Indonesia diwakili oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pertemuan Itu dibuka oleh Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev dan dihadiri 12 kepala negara anggota OKI. Di antaranya, Presiden Iran Hassan Rouhani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Presiden Bangladesh Abdul Hamid, Presiden Guinea Alpha Conde, Presiden Republik Islam Pakistan Mamnoon Hussain serta Presiden Mauritania Mohamed Ould Abdel Aziz.
Perhelatan KTT OKI yang pertama mengenai Iptek Itu yang diselenggarakan selama dua hari, 10-11 September 2017 itu akan menghasilkan Deklarasi Astana. [beritaislam24h.info / rol]

Loading...

Ajakan Selamatkan Warga Rohingya Menggema di KTT OKI

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply