Ada Water Cannon di Pembubaran Festival Pantun Betawi

Ada Water Cannon di Pembubaran Festival Pantun Betawi
Berita Islam 24H – Festival Pantun Betawi yang dipersiapkan sejak enam bulan yang lalu dibatalkan. Intimidasi dilakukan kepada panitia dan warga supaya rencana Itu tak dilaksanakan.
Ketua panitia Festival Pantun Betawi, Hadi Wibowo, menyatakan di malam sebelum Aplikasi ada sejumlah polisi yang datang dan menghadang proses persiapan festival. Menurutnya polisi Itu datang sambil membawa water cannon dan senjata laras panjang.
Wibowo menyatakan Kasat Intel Polres, Effendi Sirait, bahwa izin tak Bisa dikeluarkan namun dipersilahkan untuk meneruskan acara. Oleh di karenakan, sepulangnya dari kantor Polres panitia langsung mengadakan koordinasi dengan petugas kelurahan.
Namun yang terjadi mengejutkan pihak panitia. Pukul 19:00 WIB di Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol PP) sudah Dinamis untuk menutup jalan, beberapa polisi datang untuk membubarkan. Mereka meminta Satpol PP dan panitia supaya kembali Mengakses jalan.
“di itu panitia dan organisasi masyarakat (ormas) yang tergabung di kepanitiaan berkumpul. di karenakan tak ingin ada fitnah yang bermasalah, ormas-ormas Itu diminta Mengakses pakaiannya dan memakai atribut kepanitiaan. Tapi beberapa polisi langsung menghadang kita,” ujar Wibowo ditemui di sekretariat RW 03, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Ahad (29/10).
Mereka berusaha untuk meneror dan membubarkan persiapan yang ada. Mereka mengusir truk yang mengangkut peralatan Anjung serta sound system. Masyarakat yang ingin mempersiapkan jualannya untuk hari H pun diusir.
“Bahkan pedagang juga diusir yang sudah Berawal Dari parkir di pinggir jalan. Dibilang ini EO-nya bermasalah, kabur, nggak bertanggung jawab,” ucap Wibowo.
Ternyata intimidasi tak hanya terjadi di tempat akan berlangsungnya Festival Itu. Disorientasi satu pengisi acara untuk kegiatan dzikir dan doa pun Empati terkena imbasnya.
Wibowo mendapat laporan dari penanggung jawab (PJ) acara Dzikir dan doa bahwa orang yang akan mengisi acara Itu diintimidasi. Hal Itu diketahui di hari Sabtu pukul 03:15 WIB menjelang subuh.
karena dari intimidasi yang dilakukan dengan cara terus menerus panitia merasa akan riskan bila kegiatan terus dilakukan. Pihak panitia pun bersepakat kegiatan Festival Pantun Betawi tak Jadi dilaksanakan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jakarta Selatan, Kombes Iwan Kurniawan membantah adanya pencabutan izin Festival Pantun Betawi. Izin diproses Seusai semua persyaratan lengkap diberikan kepada pihak Polres Jakarta Selatan.
“Kan izinnya sudah dikeluarkan. Izinnya dikeluarkan sabtu pagi. Kok dibatalkan?” Ucap Kombes Iwan kurniawan di dihubungi Republika, Ahad (29/10).
Kombes Iwan menyatakan izin dikeluarkan di Sabtu pagi di karenakan berkas lengkap baru diterima di Jumat malam. Seusai itu izin diproses dan keesokan harinya izin Itu dikeluarkan. [beritaislam24h.info / rol]

Loading...

Ada Water Cannon di Pembubaran Festival Pantun Betawi

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply