Ada Kompi Kristen di Batalyon Hizbullah

ceramahterbaru.net.com – BEKAS jalan raya Cianjur-Ciranjang-Bandung itu sudah tak berbentuk lagi. Permukaan aspalnya sudah tertutup semak-semak. Sementara berbagai pepohonan liar tumbuh Fertile di sekitarnya. Sebagian sudah menjulang tinggi dan berukuran raksasa, rimbun melindungi kawasan Itu dari sengatan matahari.

Jalan yang diapit oleh tebing tinggi dan jurang yang curam itu sejatinya masuk di wilayah tepi Sungai Cisokan dan termasuk di jalur De Postweg (Jalan Raya Pos) yang dibuat oleh Gubernur Jenderal H.M. Daendels (1808—1811). Namun sejak akhir 1970-an, jalur (sekaligus jembatan-nya yang melintasi Sungai Cisokan) itu sudah tak lagi dipergunakan dan terbengkalai begitu aja.

Ilustrasi pejuang

“Malah beberapa tahun lalu Sempat dijadikan Tanah Deportasi sampah untuk wilayah Kecamatan Ciranjang dan sekitarnya, tapi Seusai ada protes dari warga lalu dihentikan,” ujar Achmad Saepudin, Disorientasi seorang penduduk di sekitar wilayah itu.

Loading...

Tak banyak orang mengerti, bila tempat itu 73 tahun lalu merupakan Disorientasi satu medan pertempuran paling brutal untuk tentara Inggris (terutama dari Kesatuan Gurkha Rifles) di Pulau Jawa. Mereka kerap menyebutnya Bagaikan jalur neraka Ciranjang, di karenakan di sanalah banyak anggota pasukan Inggris menemui ajal. Begitu pentingnya arti tempat itu untuk mereka, sehingga Red Flash (majalah internal yang dikeluarkan oleh Asosiasi Resimen Gurkha Rifles, Inggris) Sempat mengulasnya dengan cara Eksklusif di suatu judul: “The Battle of Tjirandjang Gorge” (Pertempuran di Tebing Ciranjang).

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

loading…

Ada Kompi Kristen di Batalyon Hizbullah

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply