Home Doa Islam 9 Pesan Rasulullah untuk Wanita di Herbi Badan

9 Pesan Rasulullah untuk Wanita di Herbi Badan

23
0

Website Eksklusif Doa – Jima’ atau Herbi badan merupakan ibadah yang dikhususkan kepada orang yang sudah melewati pintu pernikahan ini memang merupakan Disorientasi satu kebutuhan biologis yang wajib di penuhi oleh suami dan isteri. Untuk itu, ada beberapa pesan Rasulullah SAW untuk para wanita di melayani suami di tempat tidur.

(Pelajari juga: Lafadz Doa Sebelum Herbi Badan Suami Istri)

Dan berikut Yaitu pesan Rasulullah SAW yang patut kita ketahui, khususnya kaum wanita di melayani suaminya di atas ranjang.

  1. Memberi nuansa kemesraan dengan penampilan.
    Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-bagus wanita Yaitu yang bila engkau melihatnya akan membahagiakan dirimu, bila engkau memerintahnya akan mentaatimu, dan bila engkau tak berada di sampingnya ia akan menjaga hartamu dan dirinya sendiri.” (HR. Bukhari).

    Oleh di karenakan itu, kecantikan dan kerapian istri sangat disukai suami. Maka di di akan beribadah di kamar, bersoleklah sebaik-bagus penampilan yang disukai suami dan di ridhai Allah SWT. di karenakan itu akan menambah nuansa kemesraan di berjima’.

  2. Mempesona setiap kali di pandang.
    Rasulullaah SAW bersabda: “Istri yang terbaik ialah istri yang mempesonakanmu setiap kali kau pandang…” (HR. An-Nasai).

    Selain menjaga penampilan, seorang istri juga seyogyanya berusaha untuk terlihat mempesona di akan berjima’. Misalnya, dengan tersenyum mesra. Hal Itu niscaya akan melimpahkan pahala yang sangat besar.

  3. Memenuhi ajakan suami dengan Genjah.
    Rasulullah SAW bersabda: “Bilamana seorang suami mengajak istrinya (untuk Herbi seksual), maka penuhilah dengan Genjah sekalipun istri sedang sibuk di dapur!” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
    (Pelajari juga: Doa saat Bersetubuh atau Berjima Suami Istri)

    Hasrat seksual memang suatu kebutuhan biologis yang tak Bisa ditunda pemenuhannya (untuk suami-istri). Maka dari itu Allah SWT menciptakan makhluk-Nya serba berpasang-pasangat dengan Disorientasi satu alasannya Yaitu supaya manusia Bisa dengan halal menyalurkan hasrat seksual kepada pasangan halalnya. Istri yang tak memenuhi keinginan suami dengan Genjah, maka siksa di akhirat sangatlah pedih untuknya. Dan tak Bisa di pungkiri lagi bahwa hal tersebutlah yang merupakan Disorientasi satu faktor ketidak harmonisan di rumah tangga.

  4. Dilarang bersetubuh saat haidh dan nifas.
    Rasulullaah SAW bersabda: “…. Maka setubuhilah istrimu sesuka hatimu, dari depan dan dari belakang! akan tetapi jangan melalui dubur dan jangan saat (istrimu) sedang haidh!” (HR. Tirmidzi).

    Sebagaimana sudah kita ketahui, bahwasannya wanita yang sedang haidh dan nifas tak boleh disetubuhi. Juga wajib di ingat bahwa bersetubuh melalui dubur itu tak diperbolehkan di agama. Maka, seorang istri haruslah mengingatkan hal Itu kepada suami.

  5. Dilarang memandangi alat kelamin suami.
    Rasulullaah SAW bersabda: “Tatkala Disorientasi seorang diantara kalian bersetubuh dengan istri atau budak wanitanya, maka janganlah memandangi alat kelaminnya! di karenakan yang demikian itu Bisa menyebabkan kebutaan”. (HR. Baihaqi).

    Oleh karenanya, janganlah seorang istri melihat kemaluan suami, begitupun sebaliknya meskipun hal Itu di makruhkan.

  6. Dilarang membayangkan tubuh laki-laki lain.
    Allah SWT berfirman: “Orang-orang yang menganggap istrinya Bagaikan ibunya di antara kalian (Padahal jelaslah) bahwa istri bukanlah ibu mereka! Ibu mereka tiada lain Yaitu wanita yang melahirkan mereka. Sesungguhnya mereka itu benar-benar mengucapkan ucapan mungkar lagi dusta!” (QS. Al-Mujadilah ayat 2).

    Suatu keharusan untuk suami dan istri di bersetubuh dilarang membayangkan wajah orang lain di karenakan dikhawatirkan terjadinya talak dhihar.

  7. Pandai menata kenyamanan tempat tidur.
    Sebagaimana pesan Rasul kepada putrinya, Siti Fatimah: “Wahai Fatimah, wanita yang menghamparkan alas untk berbaring, atau menata rumah untuk suaminya dengan bagus hati, berserulah para malaikat untuknya. Teruskanlah amalmu, maka Allah SWT telah mengampunimu dari dosa yang lalu dan yang akan datang.” Dikarenakan, alas tidur merupakan faktor penting untuk mewujudkan kemesraan dan kepuasan seksual, maka tatalah tempat tidur sebelum istri melayani suami. di karenakan, yang demikian itu, amat besar pahalanya.
  8. Merahasiakan usrusan ranjang kepada orang lain.
    Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya sehina-hina derajat manusia di Hepotenusa Allah kelak di hari kiamat ialah suami yang menyetubuhi istrinya dan istripun suka melayani persetubuhannya, setelah itu Disorientasi satu di antara keduanya Mengakses rahasia persetubuhan itu kepada orang lain.” (HR. Muslim).

    Seorang istri yang shalihah pastinya akan menjaga rahasia dengan suaminya di berjima’ di karenakan yang demikian itu merupakan Disorientasi satu upaya menutup aibnya.

  9. Memahami etika bersetubuh.
    Dengan memahami etika bersetubuh yang bagus, dari segi kesehatan dan agama tentunya akan menghasilkan kenikmatan dan melahirkan generasi-generasi yang shalih dan shalihah. Untuk etika berjima’ silakan Bisa dipelajari di artikel yang berjudul : “8 Etika Suami Istri di Herbi Badan)”

Loading...

9 Pesan Rasulullah untuk Wanita di Herbi Badan

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here