Home Berita Islam Terbaru 7 Masalah dan Jawapannya di Al-Quran

7 Masalah dan Jawapannya di Al-Quran

114
0

MANUSIA yang diciptakan oleh Allah SWT sentiasa Hayati dengan keluh kesah. Hayati di Global Yaitu medan ujian yang disediakan oleh Allah SWT supaya manusia bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT. Hayati di Global Yaitu kehidupan sementara waktu sahaja, di akhiratlah merupakan kehidupan yang kekal abadi.

Dari banyaknya permasalahan yang menimpa manusia, tak serta merta manusia ditimpa masalah begitu aja, tapi Allah menakar kemampuan manusia itu sendiri dengan masalah yang dihadapi. Allah SWT semata-mata mewujudkan masalah kepada manusia untuk membagikan pelajaran dan hikmah dari suatu permasalahan Itu.

Mereka yang sabar maka akan mendapat ganjaran pahala dari Allah, berbeza dengan yang tak kuasa, maka senantiasa angkuh dan Frustasi asa terhadap suatu masalah sehingga nilai ibadah dan pahala tak serta merta didapatnya.

Maka dengan serta Al-Quran Jadi penolong dan tempat Menelusuri jawapan dari permasalahan yang sedang dihadapi. Al-Qur’an pula merupakan kalam Allah dan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT melalui perantaraan malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Quran diturunkan untuk menyelasaikan semua persoalan Hayati yang dihadapi oleh manusia. Semua jawapan terdapat di di al-Quran.

1. Kenapa aku diuji?

Firman Allah SWT maksudnya: “Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan sahaja Menyebut; “Kami telah beriman,” Padahal mereka tak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta, “(QS. Al-Ankabut: 2-3)

2. Kenapa aku tak Bisa apa yang aku hajatkan?

Firman Allah SWT maksudnya: “Boleh Jadi kita membenci sesuatu Padahal ia amat bagus bagimu, dan boleh Jadi pula kita menyukai sesuatu, Padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kita tak mengetahui,” (QS. Al-Baqarah: 216)

3. Kenapa ujian yang aku terima seberat ini?

Firman Allah SWT maksudnya: “Allah tak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” (QS. Al-Baqarah: 286)

4. Kenapa aku merasa lemah dan bersedih hati?

Firman Allah SWT maksudnya: “Janganlah kita bersikap lemah, dan janganlah pula kita bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya, bila kita orang-orang yang beriman,” (QS. Ali-Imran: 139)

Firman-Nya lagi yang bermaksud: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kita berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, “(QS az-Zumar: 53)
5. Bagaimana wajib aku menghadapi dugaan ini?

Firman Allah SWT maksudnya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kita (menghadapi segala kesukaran di mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kita lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertakwalah kita kepada Allah supaya, kita berjaya (mencapai kemenangan), “(QS. Ali-Imran: 0)

Firman-Nya lagi yang bermaksud: “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk “(QS. Al-Baqarah: 45)

6. Apakah balasan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang sabar?

Firman Allah SWT maksudnya: “Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang mukmin, diri, harta mereka dengan membagikan syurga untuk mereka ….,” (QS. At-Taubah: 111)

7. Kepada siapa aku berharap?

Firman Allah SWT maksudnya: “Cukuplah Allah bagiku, tak ada Tuhan selain daripada-Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakal, “(QS At-Taubah: 129)

Hati Mukmin akan tenang dan bahagia apabila hati dan jiwanya bergantung kepada Allah SWT setiap masa. tak ada pengharapan yang lain melainkan mengharap dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Hati yang tenang dan bahagia Yaitu satu kurniaan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang dikasihi-Nya. Hati yang sejahtera ini tak akan Frustasi asa dan rasa kecewa walaupun dia dikecewakan oleh insan lain kerana pertalian yang kukuh di antara hatinya dengan kecintaan kepada Allah SWT.

Hati Mukmin akan sentiasa berbaik sangka terhadap takdir Allah SWT kerana sesungguhnya setiap kejadian ciptaan Allah SWT mengandungi hikmah dan kebaikan yang tak Bisa difikirkan oleh akal manusia.

Itulah kemukjizatan Al-Qur’an yang mampu membuat pembacanya luluh hatinya, sehingga dengan kita dekat dengan Al-Qur’an, insyaAllah hati akan tenang dan fikiran pun akan selalu berada di kesucian.

sumber ceramahterbaru.net

7 Masalah dan Jawapannya di Al-Quran

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here