2 WNI ABK Kapal China yang Dilarung ke Bahari Tercatat Bagaikan Warga Miskin di Sumsel

ceramahterbaru.net.com – Dua dari tiga orang anak buah kapal (ABK) yang meninggal dan jenazahnya dilarung ke Bahari oleh kapal Longsing 629 China diketahui Bagaikan warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Keduanya pun tercatat Bagaikan warga oleh pemerintah daerah setempat.

Kepala Bagian Interaksi Masyarakat Setda Kabupaten OKI, Adi Yanto, Menyebut kedua ABK yakni Sefri (26 tahun) dan Ari (25 tahun) merupakan warga Dusun II, Desa Serdang Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten OKI.

Adi bilang, mereka juga diketahui berasal dari keluarga miskin atau tak mampu dan tercatat Bagaikan penerima dukungan sosial daerah dari Pemkab OKI. Untuk itu, pihaknya juga telah membantu memfasilitasi terkait masalah ketenagakerjaan kedua ABK ini.



Loading...

“di ini kedua keluarga sudah menunjuk pengacara untuk membawa kasus ini ke ranah hukum,” katanya, Jumat (8/5).

Kedua ABK ini, Perkataan Adi, merupakan teman akrab dan tetangga di kampungnya. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga mereka Jadi ABK dan bekerja di Jakarta. setelah itu, Safri ketahui meninggal Global di Desember 2019, dan Ari di Februari 2020,

“Keluarga mendapatkan laporan bila jenazah mereka sudah dilarung ke Bahari di sekitar perairan Selandia Baru,” katanya. (*end)

2 WNI ABK Kapal China yang Dilarung ke Bahari Tercatat Bagaikan Warga Miskin di Sumsel

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply