16+ Hadist Nabi mengenai Menuntut Ilmu | Teks Arab dan Terjemahannya

Kumpulan hadist menuntut ilmu – Kali ini akan dibahas mengenai dalil hadits mengenai menuntut ilmu lengkap lafadz Arab dan artinya. Seperti yang kita ketahui, banyak hadits hadist Nabi Muhammad SAW yang jelaskan mengenai keutamaan dan kewajiban menuntut ilmu. Hal ini jelaskan bahwa menuntut ilmu itu hukumnya wajib untuk setiap muslim.

Hukum menuntut ilmu Yaitu wajib untuk setiap muslim, yang berlaku untuk ilmu agama mencakup ilmu fiqih seperti tata tips shalat, tata tips wudhu, dan lain sebagainya. Tanpa ilmu agama, maka dikhawatirkan seorang muslim menjalankan keasalahan di ibadahnya sehingga amal ibadahnya tak diterima oleh Allah SWT.

Ilmu agama tentu sangat bermanfaat di menimbang segala sesuatu yang kita alami selama Hayati di Global yang singkat ini. Seseorang yang berpegang kepada Al-Qur’an dan Assunnah maka dia akan menjalani segala aktifitasnya berdasarkan dasar dasar islam, sehingga hidupnya akan berkah dan senantiasa mendapat limpahan rahmat dan pahala dari Allah SWT.

Dengan ilmu, kita Bisa mengetahui mana yang halal dan mana yang haram, dengan ilmu kita Bisa mengerjakan shalat dengan benar, menjalankan puasa dengan benar serta mampu menyikapi berbagai macam persoalan Hayati sesuai syariat islam yang benar. Untuk itulah wajib untuk kita untuk senantiasa menuntut ilmu sejak dini.

di karenakan seperti yang kita ketahui ditengah perkembangan Masa yang semakin jahiliyah seperti di ini, ilmu agama sangat penting untuk menimbang segala sesuatu yang muncul dihadapan kita. mereka yang tak berilmu malah akan berlaku sebaliknya, Yaitu menyelesaikan berbagai macam persoalan dengan hawa nafsunya.

Pentingnya Berguru dan menuntut ilmu sudah sangat jelas diterangkan di berbagai dalil menuntut ilmu, bagus di ayat suci Al Quran ataupun di hadist Nabi Muhammad SAW. Allah SWT sendiri telah berfirman di Al-Quran surat Al Mujadalah Bagaikan berikut.

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ
Artinya :

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)

Ayat Itu jelaskan bahwa Allah SWT ridho dan suka dengan mereka yang berjihad di menuntut ilmu sehingga Allah SWT akan mengangkat derajatnya. Sehingga sudah jelaslah bahwa seorang muslim yang ikhlas di menuntut ilmu akan mendapatkan manfaat dan keutamaan yang besar. Ia akan senantiasa Hayati dengan tips-tips yang islami dan sesuai dengan syariat Nabi Muhammad SAW.

Selain ayat Itu, masih banyak sekali dalil hadits menuntut ilmu dimana di dalamnya dijelaskan berbagai persoalan mengenai apa aja keutamaan menuntut ilmu, kewajiban menuntut ilmu di islam (bahwa menuntut ilmu wajib untuk setiap muslim), keutamaan Menelusuri ilmu, dan lain sebagainya.

Nah, kali ini akan dibagikan info mengenai kumpulan dalil dari mahfudzot dan hadist-hadist Nabi Muhammad SAW yang membahas mengenai fadhilah, keutamaan, dan kewajiban seorang muslim di menuntut ilmu. Berikut kumpulan hadits mengenai menuntut ilmu di bahasa Arab dan latin disertai dengan arti dan terjemahan bahasa Indonesianya.

(baca juga doa menuntut ilmu yang bermanfaat)


Hadist Menuntut Ilmu

اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْد 

“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ 

“Barang siapa menginginkan soal-soal yang Herbi dengan Global, wajiblah ia mempunyai ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia mempunyai ilmu kedua-duanya pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ


”Barang siapa yang keluar untuk Menelusuri ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)

مٍطَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ 


Menuntut ilmu itu diwajibkan untuk setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ (رواه مسلم

Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)

مُجَالَسَةُ الْعُلَمَاءِ عِبَادَةٌ . (الديلمى )

“Duduk bersama para Ulama Yaitu ibadah.” (HR. Al-Dailami)

إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوْا ، قَالُوْا : يَارَسُوْلَ اللَّهِ ، وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ ؟ قَالَ : مَجَالِسُ الْعِلْمِ . (الطبرانى)

“Apabila kita melewati taman-taman surga, minumlah hingga puas. Para sahabat bertanya,”Ya Rasulullah, apa yang dimaksud taman-taman surga itu?” Nabi SAW menjawab,”majelis-majelis ta’lim/ilmu.” (HR. Al-Thabrani)

نَّ مِنْ إِجْلاَلِ اللَّهِ ، إِكْرِامَ الْعِلْمِ وَ الْعُلَمَاءِ ، وَذِى الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ ، وَإِكْرَامَ حَمَلَةَ الْقُرْاَنِ وَ أَهْلِهِ ، وَ إِكْرَامَ السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ . ( ابوداود والطوسى )

“Termasuk mengagungkan Allah ialah mengormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al-Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil (Abu Dawud, dan al-Thusiy)


مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ


“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan, niscana akan difahamkan mengenai urusan agamanya.”

Loading...

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ، وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ، وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ ، وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

“Barangsiapa menempuh suatu jalan di rangka Menelusuri ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya Disorientasi satu jalan dari jalan-jalan Futuristis ke surga. Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap mereka Bagaikan bentuk keridhaan terhadap penuntut ilmu.Sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang yang berilmu hingga ikan yang ada di air. Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang. Dan sesungguhnya para ulama’ Yaitu pewaris para Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah mewariskan dinar ataupun dirham, akan akan tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil bagian yang berharga.”

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ النَِّبيُ صلى الله عليه وسلم : لاَحَسَدَ إِلاَ فِي اثْنَتَيْنِ : رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ مَا لاً فَسُِّلطَ عَلىَ هَلَكِتهِ فيِ الَحقّ ِ, وَ رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ الْحِكْمةَ فَهُوَ يَقْضِى ِبهَا وَيُعَلِمُهَا (رواه البجاري)

Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad Sempat bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah Harta berlimpah dan ia membelanjakannya dengan cara benar, kedua orang yang diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari)

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ : إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila manusia telah meninggal Global maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim]

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Orang terbaik diantara kalian Yaitu orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”

إِنَّ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ عَالِمٌ لَمْ يَنْفَعْهُ اللَّهُ بِعِلْمِهِ . ( البيهقي )

“Orang yang paling pedih siksaannya di hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tak bermanfaat.” (al-Baihaqy)

تَنَاصَحُوْا فِى الْعِلْمِ ، وَلاَ يَكْتُمْ بَعْضُكُمْ بَعْضُا ، فَإِنَّ خِيَانَةً فِى الْعِلْمِ أَشَدُّ مِنْخِيَانَةٍ فِى الْمَالِ . ( ابو نعيم )

“Saling berlakulah jujur di ilmu dan jangan saling merahasiannya. Sesungguhnya berkhianat di ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya dari di berkhianat di harta.” (Abu Nu’ai)

Nah itu tadi sedikit yang Bisa kami bagikan mengenai hadits Nabi mengenai menuntut ilmu. Sebegitu pentingnya ilmu agama sehingga syariat islam mewajibkan setiap muslim untuk senantiasa Berguru dan Menelusuri ilmu sebanyak banyaknya supaya hidupnya senantiasa diridhoi oleh Allah SWT.

Bahkan telah kita ketahui juga bahwa Rasulullah SAW setiap hari Seusai selesai shalat subuh berdo’a kepada Allah yang mana di doanya beliau senantiasa berharap supaya diberi ilmu yang bermanfaat. Berikut merupakan doa supaya diberi ilmu yang bermanfaat.

Doa supaya Diberi Ilmu yang Bermanfaat

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah sesungguhnya saya minta kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rizqi yang bagus dan amalan yang diterima.”

Semoga kumpulan hadist menuntut ilmu di atas Bisa bermanfaat dan menambah wawasan serta membuat kita semangat di menuntut ilmu, sehingga untuk kita yang sedang menempuh berbagai macam jenjang pendidikan apapun, tetap tak lupa di mempelajari ilmu agama di karenakan seperti yang kita ketahui sesuai hadist Nabi diatas bahwa menuntut ilmu agama hukumnya wajib bila kita beragama islam. Wallahu a’lam bishawab.

16+ Hadist Nabi mengenai Menuntut Ilmu | Teks Arab dan Terjemahannya

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply