14 WNI Korban Perbudakan di Kapal Ikan China Pulang ke Tanah Air

ceramahterbaru.net.com – Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan (Korsel) Umar Hadi menyatakan bahwa 14 warga negara Indonesia (WNI) yang Jadi awak di kapal ikan China telah pulang ke Indonesia. Empat belas WNI itu diduga Jadi korban perbudakan di atas kapal Long Xing 629.

Didampingi staf dari KBRI Seoul, 14 orang ABK WNI pulang ke Tanah Air dari Bandara Incheon, Korsel, memakai pesawat Garuda Indonesia.

“Tadi pagi mereka sudah berangkat dengan pesawat Garuda Indonesia Futuristis Jakarta dan semuanya di keadaan sehat,” Perkataan Umar Hadi di pesan video yang diterima awak jurnalis, Jumat (8/5/2020).

“Bahkan di waktu mereka menunggu Embarkasi di Bandara Incheon, ibu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Sempat menjalankan percapakan dengan mereka lewat telepon,” ia menambahkan.

Umar lantas menuturkan bahwa ke-14 WNI Itu semula bekerja di kapal Long Xing 629. Mereka diturunkan dari kapal lain di pelabuhan Busan di 23 April lalu.

“Sesuai Anggaran karantina COVID-19 di Korea Selatan, mereka wajib menjalani masa karantina wajib dan ditempatkan di satu hotel di kota Busan,” ujar Umar.

Loading...


Umar menegaskan bahwa pihak KBRI Seoul akan terus menindaklanjuti masalah para WNI Itu.

“Mudah-mudahan Bisa dicapai penyelesaian sebaik-baiknya di waktu yang tak terlalu lama,” tukasnya.

Nasib para WNI yang Jadi anak buah kapal (ABK) ikan China mencuri perhatian Seusai media Korsel, MBC, merilis video eksklusif yang menunjukkan penderitaan mereka. di video itu terlihat mereka bekerja layaknya budak dan tanpa asuransi kesehatan.

Media Korea Selatan, MBC, merilis video eksklusif yang menunjukkan penderitaan para warga Indonesia (WNI) yang bekerja Bagaikan anak buah kapal (ABK) ikan China. di video itu terlihat mereka bekerja layaknya budak dan tanpa asuransi kesehatan. (*)

14 WNI Korban Perbudakan di Kapal Ikan China Pulang ke Tanah Air

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply